Kisah Iwan Game, Pasien Gangguan Mental Kecanduan Ponsel Bisa Seharian Gerakkan Tangan

Badan Iwan Setiawan lebih berisi, terawat, tak seperti tiga bulan lalu pas awal datang ke Yayasan Jamrud Biru.

Kisah Iwan Game, Pasien Gangguan Mental Kecanduan Ponsel Bisa Seharian Gerakkan Tangan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Hartono saat mendampingi pasien dengan gangguan jiwa Iwan Game 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Badan Iwan Setiawan lebih berisi, terawat, tak seperti tiga bulan lalu pas awal datang ke Yayasan Jamrud Biru.

Yayasan yang didirikan dan dikelola Hartono di Jalan Asem Sari II, Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi, merupakan panti rehabilitasi bagi orang gangguan jiwa.

Terhitung April 2019, Iwan Setiawan satu dari 116 pasien yang menjalani rehabilitasi di Yayasan Jamrud Biru.

Keluarga sempat membawa pria kelahiran Kabupaten Tasikmalaya 31 tahun silam itu di bawah perawatan Pekerja Sosial Masyarakat Tasikmalaya.

Pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat kemudian merekomendasikan Iwan Setiawan untuk dirujuk dan direhab ke Yayasan Jamrud Biru.

"Dia diantar ke sini waktu itu badannya kurus, kurang terawat, mentalnya juga enggak karuan lumayan parah," ungkap Hartono kepada TribunJakarta.com, Kamis (18/7/2019).

Mental Iwan Setiawan yang kini pelontos itu tidak stabil, bisa berjam-jam jongkok, fokus menggerakkan jari jemarinya seolah sedang main gim ponsel.

Bisa seharian ia tanpa henti melakukan itu. Pihak Yayasan menjulukinya Iwan Game.

"Dia cenderung pasif, diam di satu tempat bisa berjam-jam kayak begitu aja. Kalau enggak kita pindahin, enggak akan pindah dia," beber Hartono.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved