Kisah Iwan Game, Pasien Gangguan Mental Kecanduan Ponsel Bisa Seharian Gerakkan Tangan

Badan Iwan Setiawan lebih berisi, terawat, tak seperti tiga bulan lalu pas awal datang ke Yayasan Jamrud Biru.

Kisah Iwan Game, Pasien Gangguan Mental Kecanduan Ponsel Bisa Seharian Gerakkan Tangan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Hartono saat mendampingi pasien dengan gangguan jiwa Iwan Game 

Saban pagi ia diajak berolahraga mengangkat beban.

Hartono menilai angkat beban diharapkan dapat memberikan efek di tubuh Iwan Setiawan sehingga saraf-sarafnya tangannya membaik dan dapat menghilangkan kebiasaan menggerakkan tangan.

Seperti pasien lainnya, Iwan Setiawan makan empat kali sehari: pagi, siang, sore dan malam.

"Alhamdulillah Iwan berat badannya udah nambah gemukan. Enggak kurus kayak waktu pertama kali datang ke sini," ujar dia.

Hartono tidak tahu persis kapan jiwa Iwan Setiawan terganggu dan apa penyebabnya.

Sejauh ini perkembangannya selama di Yayasan Jamrud Biru lebih baik.

"Sekarang, kesembuhan mentalnya baru 40 persen. Mudah-mudahan kita obati terus di sini, pelan-pelan bisa merespon omongan orang dan mentalnya sehat lagi," doa Hartono.

Adapun di Yayasan Jamrud Biru terdapat 116 pasien, mereka berasal dari berbagai daerah. Tidak sedikit juga dari mereka yang dikirim dari Dinas Sosial setelah ditemukan terlantar di jalan.

"Tahun 2018 sampai pertengahan 2019 inu sudah ada 69 orang yang sembuh, macem-macem ada yang satu bulan dia udah sembuh, ada yang setahun, bertahun-tahun bahkan pasien abadi juga ada disini," jelas dia.

Lihat video selengkapnya

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved