Pemkot Tangerang Vs Kemenkumham

Perselisihan Wali Kota Tangerang dengan Kemenkumham Berakhir Saling Bersalaman dan Tersenyum

Rapat koordinasi membahas perselisihan Wali KOta Tangerang Arief R Wismansyah dengan Kemenkumham berakhir senyuman.

Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Dari kiri ke kanan Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Gubernur Banten Wahidin Halim, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, dan Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam Sariawanto saling berjabat tangan usai menyelenggarakan rapat koordinasi yang berlangsung di Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019). 

Dikonfirmasi apakah bakal ada pertemuan langsung antara dirinya dengan Menteri Yasonna? Arief berjanji dia bakal bersilaturahmi dengan Yasonna.

"Ya pasti lah (silaturahmi). Saya pikir kan beliau menteri‎, saya wali kota, saya pastinya tetap akan silaturahmi sama beliau," imbuhnya.

Untuk diketahui, sempat terjadi perseteruan hingga aksi saling sindir antara Wali Kota Arief dengan Menkumham Yasonna.

Ini bermula dari Yasonna yang menyindir Wali Kota Arief dengan menyebut Pemkot Tangerang menghambat perizinan di lahan Kemenkumham.

Perseteruan kian memuncak saat Pemkot Tangerang tidak melayani pelayanan di atas lahan Kemenkumham khususnya perkantoran hingga ada komunikasi dengan Kemenkumham.

Atas peristiwa itu, Wali Kota Arief mengaku ‎sudah mengirimkan surat klarifikasi ke Kemendagri dan kemenkumham serta tembusan ke Presiden Jokowi.

Wali Kota Tangerang Buka Suara

‎Mediasi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) antara Wali Kota Arief dengan Menkumham yang diwaliki oleh Sekjen Bambang Rantam Sariwanto, Kamis (18/7/2019‎) berlangsung selama hampir 1,5 jam.

Mediasi yang dihadiri oleh Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wali Kota Tangerang Arief dan Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam ‎ini berlangsung tertutup bagi awak media.

Seusai pertemuan, tampak pihak yang terlibat perseteruan kompak tersenyum dan saling bersalaman. Mereka sepakat menyudahi pertemuan, berdamai serta cabut laporan di Polres Tangerang.

Ditemui usai mediasi, Wali Kota Tangerang Arief sempat berbagi cerita mengapa mediasi berlangsung hingga 1,5 jam. Dia membantah mediasi berjalan alot dan panas. Mediasi memakan waktu karena banyak yang memberikan masukan.

Download Single Terbaru Raisa - Kembali, Simak Lirik Lagu dan Video Musiknya

Pemkot Tangerang Cabut Berkas Laporan Kepolisian untuk Kemenkumham

4 Anak Sule Cover Lagu A Whole New World Trending YouTube, Simak Lirik Lagu dan Chord Gitarnya

5 Kontrakan di Bintaro Dilalap Api, Warga Mengungsi di Rumah Tetangga

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahkan Narkoba yang Bakal Diedarkan Pelaku di 3 Wilayah

"Tadi itu lama karena ada dirjen segala macam, masing-masing menyampaikan pendapat dan masukan. Kesimpulannya akan dibahas di Pak Gubernur," ungkap Arief.

Meskipun sudah berdamai, Arief mengaku pihaknya bakal tetap bertemu langsung dan bersilaturahmi dengan Menkumham, Yasonna.

Untuk diketahui, sempat terjadi perseteruan hingga aksi saling sindir antara Wali Kota Arief dengan Menkumham Yasonna.

Ini bermula dari Yasonna yang menyindir Wali Kota Arief dengan menyebut Pemkot Tangerang menghambat perizinan di lahan Kemenkumham.

Perseteruan kian memuncak saat Pemkot Tangerang tidak melayani pelayanan di atas lahan Kemenkumham khususnya perkantoran hingga ada komunikasi dengan Kemenkumham.

Atas peristiwa itu, Wali Kota Arief mengaku ‎sudah mengirimkan surat klarifikasi ke Kemendagri dan kemenkumham serta tembusan ke Presiden Jokowi. (Tribunnews.com)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved