Polemik Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Wali Kota Depok: Persepsi Keliru, Lebay Cekali

Polemik pemutaran lagu di lampu merah Kota Depok, menjadi perbincangan hangat belakangan ini oleh warga Kota Depok.

Polemik Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Wali Kota Depok: Persepsi Keliru, Lebay Cekali
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Wali Kota Depok Mohammad Idris ketika dijumpai wartawan di Kantor Wali Kota Depok, Kamis (18/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Polemik pemutaran lagu di lampu merah Kota Depok, menjadi perbincangan hangat belakangan ini oleh warga Kota Depok.

Meski sejumlah pengendara banyak yang mendukung wacana pemutaran lagu tersebut, namun tak sedikit juga yang kontra khususnya warganet di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, akhirnya Wali Kota Depok Mohammad Idris pun buka suara.

Idris mengatakan, persepsi yang terbentuk dari wacana tersebut cukup keliru menurutnya.

"Itu persepsi yang keliru, kami tidak membuat atau memasang lagu setiap saat di traffic light dan segala jenis nyanyian, bukan itu," ujar Idris dijumpai wartawan di Kantor Wali Kota Depok, Pancoran Mas, Kamis (18/7/2019).

Idris menegaskan, pihaknya hanya akan memasang imbauan baik langsung atau tidak langsung.

Imbauan tersebut, nantinya akan diperdengarkan melalui alat pengeras suara yang sudah tersambung ke ATCS di Kantor Dishub Kota Depok atau pun di Balai Kota Depok.

Ditambah imbauan tertib lalu lintas lewat lagu berjudul Hati-Hati yang dinyanyikan oleh Idris sendiri.

"Lagunya pun bukan semua lagu, lagu yang sudah kita buat dan rekam yaitu lagu Hati-Hati," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved