Polisi Bawa Lemper yang Diduga Meracuni Puluhan Siswa SD ke Lab Sudin Kesehatan Jaksel

Seluruh korban dirawat di empat rumah sakit, yakni RS Muhammadiyah, RS Gandaria, RSUD Kebayoran Baru, dan RSUD Pasar Minggu.

Polisi Bawa Lemper yang Diduga Meracuni Puluhan Siswa SD ke Lab Sudin Kesehatan Jaksel
Tribunnews.com
Ilustrasi┬ákeracunan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Lemper yang diduga menjadi penyebab keracunan puluhan siswa kelas 1 SD Kramat Pela, Kebayoran Baru, sudah diamankan Kepolisian.

Hal itu dikatakan oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Benny Alamsyah.

"Diduga (keracunan) lemper, dan lempernya sudah dibawa ke laboratorium Sudin Kesehatan Jakarta Selatan untuk diperiksa," kata Benny saat ditemui di halaman RS Muhammadiyah, Kebayoran Baru, Rabu (17/7/2019).

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 40 siswa mengalami keracunan pada Selasa (16/7/2019) kemarin.

Ketika itu, para siswa tengah mengikuti kegiatan mendongeng di RPTRA Tunas Muda yang diadakan Sudin Perpustakaan Jakarta Selatan.

Seluruh korban dirawat di empat rumah sakit, yakni RS Muhammadiyah, RS Gandaria, RSUD Kebayoran Baru, dan RSUD Pasar Minggu.

Tendang dan Pukul Anak Kandung Hingga Tewas, Wanita di Boyolali Ditangkap Polisi

Belasan Kader Gugat Gerindra ke Pengadilan, Ingin Diloloskan ke Senayan Hingga 5 Orang Cabut Gugatan

Salah satu korban keracunan makanan yakni Maziah Milna Kalinah (2), yang saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah, Kebayoran Baru.

Kendati demikian, saat ini kondisi Maziah perlahan sudah berangsur membaik.

"Alhamdulillah sudah segar, cuma tinggal buang airnya aja masih belum normal," ungkap Iin (32), ibunda Maziah.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved