Unit Donor Darah PMI Tangsel Punya NAT, Pertama di Banten dan Bisa Deteksi HIV

PMI Tangerang Selatan memiliki alat baru untuk pengelolaan darah bernama Nucleic Acid Testing (NAT).

Unit Donor Darah PMI Tangsel Punya NAT, Pertama di Banten dan Bisa Deteksi HIV
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kepala Unit Donor Darah PMI Tangsel, Suhara Manullang, saat memperkenalkan alat pengelola darah Nucleic Acid Testing (NAT) di gedung PMI Tangsel, Kamis (18/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan (Tangsel) memiliki alat baru untuk pengelolaan darah bernama Nucleic Acid Testing (NAT).

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Tangsel, Suhara Manullang, menjelaskan, alat itu baru pertama digunakan di Banten meskipun statusnya masih kerja sama operasional (KSO).

Suhara juga menjelaskan, penggunaan NAT merupakan amanat Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 14 tahun 2017.

"Kami sekarang sudah ada alat NAT ya Nucleic Acid Test, yang mana kita memang tahun ini masih kerja sama operasional dengan suatu perusahaan untuk bisa berjalannya Perwal tentang pembebasan pengganti biaya pengelolaan darah yang diamanatkan memakai NAT. Diharapkan untuk tahun depan untuk mendapat hibah dari Pemkot Tangsel. " ujar Suhara di kantornya, Serpong, Tangsel, Kamis (19/7/2019).

NAT memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan alat pengelola darah lain yang lebih kuno teknologinya.

NAT bisa mendeteksi HIV Aids sejak lima hari seseorang terjangkit virus yang belum ada obat penyembuhnya itu.

Suzuki Resmi Rilis Jimny Generasi ke-4 di GIIAS 2019, Cek Spesifikasi dan Harga

Lawan Mantan Tim di Final Piala Indonesia, Steven Paulle: Ini Terdengar Gila

Jal itu jauh lebih dini dari alat sebelumnya yang baru bisa mendeteksi seseorang terjangkit HIV setelah 2-3 bulan.

"Alat ini memeriksa DNAnya sementara alat yang lain memeriksa antibodi. Artinya menemukan reaktifnya itu jauh lebih cepat pakai NAT," ujarnya.

Ia berharap penggunaan alat yang canggih itu bisa memberikan manfaat lebih kepada warga Tangsel dan wilayah di sekitarnya.

"Ya sepengetahuan saya memang yang memeiliki alat meskipun kami KSO ini, satu-satunya di Banten," tutupnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved