Breaking News:

Biawak Sepanjang 100 Cm di Cipayung Ditangkap di Halaman Kelurahan Lubang Buaya Jakarta Timur

Biawak sepanjang 100 cm di belakang halaman Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur berhasil ditangkap petugas Suku Dinas PKP Jakarta Timur.

Foto dokumentasi Suku Dinas PKP Jakarta Timur
Biawak sekitar 100 cm di halaman belakang kantor kelurahan Lubang Buaya, Jumat (19/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Biawak sepanjang 100 cm di belakang halaman Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur berhasil ditangkap petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur.

Memiliki kemampuan dan pengalaman menangani hewan liar, membuat para petugas ini tak lagi membutuhkan waktu lama untuk menangkap seekor biawak.

Sekitar tujuh menit sejak awal evakuasi, biawak dengan panjang sekitar 100 cm ini berhasil ditangkap.

Kepala Seksi Operasional Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan sejumlah warga mendatangi pos yang terletak di sisi kiri Kantor Kelurahan Lubang Buaya.

Warga mengatakan adanya biawak di belakang halaman kantor kelurahan dan meminta untuk segera ditangkap.

"Berhubung posisi pos dekat dengan tempat kejadian, maka begitu warga datang langsung kita kerahkan dua personil untuk cek lokasi. Sekitar pukul 18.35 WIB evakuasi dinyatakan selesai," ujar dia, Jumat (19/7/2019).

Download Lagu Bad Guy - Billie Eilish MP3, Cek Juga Lirik dan Video Musiknya

Terinspirasi Gubernur Anies Jadi Alasan Dibuat Mural Bertema Betawi di Kolong Tol Meruya Utara

Kemuncul biawak dikatakannya memang biasa muncul di lokasi seperti semak-semak, parit maupun sungai dan kerap menggegerkan warga sekitar karena tidak mengetahui cara penangannya seperti apa.

"Kalau di Cipayung memang beberapa waktu kerap ditemukan biawak liar seperti ini. Hanya saja tidak sering ya. Bagusnya ketika ada hewan liar warga cepat melapor," sambung dia.

Gatot berharap para warga lainnya juga bisa segera melaporkan kejadian serupa dengan segera. Sebab kadang kala hewan liar bisa membahayakan jiwa.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved