Ibadah Haji 2019

Jamaah Haji Resiko Tinggi Ditandai Kartu Kesehatan Berwarna Oranye

Jamaah calon haji yang memiliki kondisi kesehatan rentan atau disebut risti ditandai dengan Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH) berwarna oranye.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH) di Embarkasi Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Jamaah calon haji yang memiliki kondisi kesehatan rentan atau disebut resiko tinggi (risti) ditandai dengan Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH) berwarna oranye.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan petugas kesehatan agar selalu memberi perhatian lebih terhadap jemaah.

Ketua Panitia PPIH Bidang Kesehatan Embarkasi Bekasi, Yani Dwiyuli mengatakan,kategori kesehatan jemaah calon haji tahun lalu dibedakan menjadi tiga jenis, tanda yang digunakan bukan berbentuk kartu tetapi menggunakan gelang.

"Tahun ini kita ingin mengoptimalkan KKJH untuk menandai jemaah haji yang risti, jadi bisa lebih efisien dan efektif yaitu dengan memberikan warna pada strip nama di KKJH," kata Yani, Jumat (19/7/2019).

Warna yang diberikan pun hanya dua warna yaitu putih dan orange. Ia menerangkan bahwa sesuai dengan Permenkes no. 15 tahun 2016 menyatakan pemeriksaan kesehatan tahap pertama di Kab/kota hasilnya hanya risti dan non risti.

"Jadi kategori risti itu sudah termasuk usia lanjut dan penyakit jemaah haji atau termasuk kedua-duanya," ujarnya.

Penandaan ini kata Yani jauh lebih praktis ketimbang gelang, sebab KKJH digunakan dengan cara dikalungkan kepada setiap jemaah haji.

"Lebih efektif dan efisien, apalagi data jemaah haji tinggal discan pada kartunya langsung keluar semua data kesehatannya," ucapnya.

Ramalan Zodiak Besok, Sabtu 20 Juli 2019: Sagitarius Dapat Kabar Gembira, Capricorn Fokus Bekerja

Mayat Mahasiswa Timor Leste Berselimut di Jurang Cemorosewu: Korban Penculikan, Pengakuan Saksi Mata

Keterangan ini pun diperkuat oleh Meidi dokter yang bertugas di Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Bekasi, bahwa penggunaan gelang lebih rentan hilang dan sulit terlihat petugas.

"Di KKJH lebih efektif karena sejalan dengan pendataan kesehatan jemaah haji dengan sistem online dan barcode," jelas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved