PPKKPL Sebut Kualitas Tukang Las Asal Indonesia Diakui Dunia

Kepala Pusat pelatihan kerja khusus pengembangan las (PPKKPL), Suminarsih Wage mengatakan mutu tukang las asal Indonesia sejak lama sudah diakui.

PPKKPL Sebut Kualitas Tukang Las Asal Indonesia Diakui Dunia
YouTube/TribunTimur
Ilustrasi tukang las dalam laut 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kepala Pusat pelatihan kerja khusus pengembangan las (PPKKPL), Suminarsih Wage mengatakan mutu tukang las asal Indonesia sejak lama sudah diakui di jagat internasional.

Dia mencontohkan banyaknya tukang las asal Indonesia yang direkrut berbagai perusahaan dari Timur Tengah, Barat, dan Eropa dengan upag bulanan mencapai belasan juta rupiah.

"Satu bulannya bisa Rp 8-11 juta. Di sana mereka fasilitas tempat tinggal, makan, biaya akomodasi ketika mau pulang ke Indonesia. Jadi prospeknya sangat bagus," kata Suminarsih di kantor PPKKPL, Kamis (19/7/2019).

Untuk sekarang, perusahaan asal Timur Tengah yang bergerak di bidang pertambangan minyak jadi yang paling banyak mengincar tukang las asal Indonesia.

Link Live Streaming Indonesia Open 2019 Jumat 19 Juli 2019, 5 Wakil Indonesia Akan Berjuang

Ramalan Zodiak Jumat 19 Juli 2019: Taurus Sebaiknya Tak Stres, Sagittarius Bertemu Orang Istimewa

Suminarsih mencontohkan pertemuannya dengan dua lulusan PPKKPL yang kini sudah bekerja di satu perusahaan tambang di Kuwait sebagai tukang las bawah air.

"Kata mereka kalau ada yang mau dikirim ke sana lagi, tolong hubungi perusahaan ini. Banyak yang betah di luar negeri karena gaji mereka 2-3 kali lipat daripada di Indonesia," ujarnya.

Pun memiliki kemampuan, Suminarsih menyebut sejumlah tukang las asal Indonesia masih malu bersaing di pasar kerja internasional.

Menurutnya kendala masih jadi faktor utama mereka kerap minder, pun kemampuan yang dimiliki dapat membuatnya bekerja di luar negeri.

"Tenaga kerja kita kurang pede kalau berangkat ke sana, karena masalah bahasa. Memang yang keluar itu dia biasanya mampu berbahasa asing, setidaknya bisa sedikit," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved