Breaking News:

Tak Hanya Mengisi Waktu Luang, Membatik Juga Jadi Ajang Para Ibu Kumpulkan Uang Tambahan

Mulyadi pun menyebutkan, dalam sebulan para pengrajin mampu menghasilkan uang hingga Rp 1,5 juta rupiah.

Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Proses pembuatan Batik Marunda di Rusun Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG  - Menjadi pengrajin Batik Marunda bagi sejumlah ibu di Rusun Rawa Bebek adalah salah satu cara mengisi waktu luang.

Namun, tak hanya sekedar mengisi kekosongan kegiatan saja, sejumlah ibu juga memanfaatkan membatik menjadi ajang mengumpulkam uang belanja tambahan.

Dalam sebulan, satu orang yang sudah mahir bisa membuat dua hingga tingga lembar kain batik dengan berbagai tingkat kesulitan.

Koordinator dan Pendamping Kegiatan Produksi Batik Marunda, Mulyadi menyebutkan setiap ibu rumah tangga yang menjadi pengrajin mempunyai kemampuan yang berbeda-beda.

Ada diantara mereka yang cepat sekali menangkap pembelajaran dalam membatik di awalnya.

Namun, ada juga yang berbulan-bulan masih juga belum paham tata cata membatik yang benar.

"Mereka disini memang mengisi waktu luang, tapi juga buat tambah biaya belanja juga untuk tambahan biaya sewa rusun," kata Edi saat ditemui, Jum'at (19/7/2019).

Satu diantara pengrajin, Nurhayati (52) menyebutkan dirinya yang baru terjun enam bulan membatik hanya mampu menghasilkan satu lembar kain.

Hasil yang didapatnya pun masih terbilang sedikit dibanding pengrajin lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved