Antisipasi Kemacetan, Dishub Bekasi Siapkan Dua Rekayasa Lalu Lintas di Simpang BCP

Dinas Perhubugan (Dishub) menyiapkan dua rekayasa lalu lintas menyusul penutupan secara permanen ruas arah Jakarta di persimpangan tersebut

Antisipasi Kemacetan, Dishub Bekasi Siapkan Dua Rekayasa Lalu Lintas di Simpang BCP
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Simpang BCP arah Jakarta menuju Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Progres Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 2A telah sampai di ujung Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi atau tepatnya di Simpang BCP.

Simpang BCP bisa dikatakan urat nadi arus lalu lintas dan aktivitas warga Kota Bekasi, di sekitar kawasan itu terdapat empat mal besar, sejumlah hotel, kawasan perkantoran dan ruko.

Persimpangan ini juga merupakan titik temu jalur protokol Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Mayor M Hasibuan serta Jalan KH Noer Ali Kalimalang.

Sekitar 500 meter dari simpang BCP terdapat Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat Tol Jakarta Cikampek.

Tanpa adanya gangguan proyek pembangunan, kawasan Simpang BCP merupakan titik tersibuk Kota Bekasi.

Dinas Perhubugan (Dishub) menyiapkan dua rekayasa lalu lintas menyusul penutupan secara permanen ruas arah Jakarta di persimpangan tersebut.

Penutupan ini menyusul akan dibangunnya pier head atau tiang konstruksi jalan tol yang memakan hampir seluruh badan jalan.

Arus lalu lintas semula kendaraan di Simpang BCP dapat lurus dari Jalan Mayor M Hasibuan ke Jalan KH Noer Ali Kalimalang nantinya akan diubah.

"Tidak ada strategi lain. Hanya dua opsi alternatif kemarin. Itu adalah solusi terbaik dari yang terburuk," kata Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Johan Budi Gunawan, Sabtu (20/7/2019).

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved