Mengintip Batik Betawi Terogong Seharga Rp 1,8 Juta di Monas

Dalam pameran tersebut, masyarakat bisa melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan kain batik. Mulai dari menggambar pola, mencanting

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Kain Batik Terogong seharga Rp 1,8 juta dipamerkan di Monas dalam Perayaan Lebaran Betawi, Sabtu (20/7/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar perayaan Lebaran ke-12 Betawi di Lapangan Monas, Jakarta Pusat mulai tadi malam, hingga Minggu 21 Juli 2019 besok.

Terdiri dari berbagai rangkaian acara, ada yang menarik ketika mengunjungi salah satu pameran yang berada di Monas siang ini, yakni anjungan Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Dalam anjungan tersebut, ada sebuah stan yang memajang aneka jenis kain batik dengan berbagai motif. Batik tersebut, ialah Batik Betawi Terongong.

"Semua batik yang ada di sini, adalah Batik Betawi Terogong, binaan dari Pemda DKI. Ada berbagai jenis, kain-kain ini dijual dengan harga yang berbeda-beda," kata Yanti, salah satu pengrajin batik di lokasi, Sabtu (20/7/2019).

Dalam pameran tersebut, masyarakat bisa melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan kain batik. Mulai dari menggambar pola, hingga proses mencanting.

Menurut Yanti, harga yang ditentukan dalam penjualan kain tersebut disesuaikan dengan tingkat kesulitan pembuatannya.

"Paling murah, harganya Rp 150 ribu, ada juga yang Rp 200 ribu, dan Rp 250 ribu," ujar Yanti.

"Kalau batik tulis dia lebih mahal, sekitaran Rp 550 ribuan," bebernya.

Batik tersebut, menggunakan bahan dasar kain katun yang digambar dengan berbagai motif khas Budaya Betawi.

Namun tak hanya itu. Salah satu kain dijual dengan harga yang mencapai Rp 1,8 juta.

Batik tersebut ternyata terbuat dari bahan sutra asli dengan sentuhan batik bernuansa ondel-ondel betawi.

"Ini sutra asli. Kalau di atas kain sutra itu kan gak bisa sembarangan ngebatiknya, harus hati-hati dan teliti. Selain kainnya mahal, secara tekniknya, juga lebih susah makanya dia dijual lebih mahal," ujar Yanti.

Setiap Hari Jakarta Hasilkan 2.250 Monster Plastik: Satu Monster Plastik Bobotnya 500 Kilogram

Sudah Beli Sampai 10 Kali, Terungkap Alasan Sebenarnya Nunung dan Suami Konsumsi Sabu

Chemistry dengan Marko Simic Terjalin Baik, Riko Simanjuntak Siap Teror Lini Pertahanan PSM Makassar

Untuk seharga Rp 1,8 juta, Anda bisa membeli kain batik sutra Betawi Terogong sepanjang 2,5 meter.

Seperti selendang sutra pada umumnya, kain batik tersebut memiliki tekstur yang cukup lembut dan halus. Jika disentuh, tampak sedikit motif timbul yang dimiliki oleh kain tersebut.

"Biasanya dipasarkan lewat sosial media, memang tujuan pemasarannya untuk pejabat-pejabat. Selain itu masyarakat kalau mau beli juga bisa. Kami adi Citos lantai bawah, Batik Betawi Terogong," bebernya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved