Ibadah Haji 2019

Nabung Sejak Tahun 2000, Cerita Sepasang Suami Istri Asal Tasikmlaya Wujudkan Mimpi Ibadah Haji

"Tergantung dapatnya kadang (nabung) sehari 10-20 ribu, ya kerja bebersih kebun, serabutanlah kalo dibilangmah," kata Saefudin

Nabung Sejak Tahun 2000, Cerita Sepasang Suami Istri Asal Tasikmlaya Wujudkan Mimpi Ibadah Haji
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Saefudin dan Hani jemaah calon haji asal Tasikmalaya yang sehar-hari bekerja serabutan berhasil nabung sejak tahun 2000 dan pergi haji 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sepasang suami istri asal Kabupaten Tasikmalaya akhirnya dapat mewujudkan mimpi pergi haji setelah menabung sejak tahun 2000. Mereka adalah Ahmad Saefudin (54) dan Hani Januji (74). Mereka kini sudah diberangkat ke tanah suci dari Embarkasi Bekasi pada, Sabtu (20/7/2019).

Ahmad Saefudin sang suami setiap hari bekerja sebagai buruh serabutan, sedangkan Hani yang usianya telah senja merupakan ibu rumah tangga biasa yang setiap harinya hidup berkecukupan.

Tekad kuat dan keinginan memenuhi panggilan Allah membuat keduanya menabung untuk bisa daftar haji. Sejak tahun 2000 keduanya menyisihkan uang setiap hari sebesar Rp 10.000 - Rp 20.000 untuk mendaftar haji.

"Tergantung dapatnya kadang (nabung) sehari 10-20 ribu, ya kerja bebersih kebun, serabutanlah kalo dibilangmah," kata Saefudin saat dijumpai di Asrama Haji Embarkasi Bekasi.

Pada tahun 2012, jerih payah hasil menabung sedikit demi sedikit akhirnya membuahkan hasil, mereka mampu mengumpulkan uang sebesar Rp 10.400.000.

Dari situ, tekad kuat mereka untuk pergi haji kian mantap degan mendaftar ke Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Tasikmalaya.

Untuk berhasil mengumpulkan uang itu, mereka tidak jarang harus menghemat biaya kebutuhan sehari-hari. Saefudin dan Hani rela makan seadanya supaya uang hasil kerja tetap dapat disisihkan untuk menabung.

"Kami makan seadanya setiap hari, kadang jagung, kadang kelapa kami makan. Kami cuma berharap Ya Allah mudah-mudan pengorbanan bisa bawa saya sama suami ke tanah suci," kata Hani sambil menitikan air mata.

Panggilan ke tanah suci itu akhirnya datang ketika PPIH Kabupaten Tasikmalaya mengetahui kondisi pasangan suami istri Saefudin-Hani. Mereka kemudian didaftarkan sebagai jemaah calon haji yang berhak mendapatkan dana talangan agar disegerakan menunaikan ibadah haji.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved