Rumah Dinas Camat Kramat Jati Tak Layak Huni Dialih Fungsi Jadi Basecam PJLP

Menurut Camat Kramat Jati bangunan tersebut sudah kosong sejak dirinya menjabat. Bangunan kosong lantaran kondisinya tidak layak huni

Rumah Dinas Camat Kramat Jati Tak Layak Huni Dialih Fungsi Jadi Basecam PJLP
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Tampak bagian luar rumah dinas Camat Kramat Jati, Jalan Dukuh III, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (20/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tak lagi layak huni dan lama terbengkalai, rumah dinas camat Kramat Jati beralih fungsi untuk basecam pegawai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Rumah dinas yang terletak Jalan Dukuh III Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur sudah dialihkan sebagai tempat istirahat atau basecam para PJLP Sudin sumber daya air (SDA), Sudin Bina Marga dan Sudin Sosial Jakarta Timur sejak setahun belakangan.

Bagian dalam rumah dinas Camat Kramat Jati, Jalan Dukuh III, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (20/7/2019)
Bagian dalam rumah dinas Camat Kramat Jati, Jalan Dukuh III, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (20/7/2019) (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Menurut Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan bangunan tersebut sudah kosong sejak dirinya menjabat. Bangunan kosong lantaran kondisinya sudah tidak layak huni.

"Kondisinya sudah tidak layak huni, makanya sudah tidak ditempati. Maka dari itu saya berencana untuk dijadikan mess PJLP saja ketimbang rumah dinas. Kita jadikan mess sampai bangunan eks KUA di sampingnya supaya para PJLP selalu stand by ada ada tempat untuk PJLP istirahat," jelasnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Sabtu (20/7/2019).

Masalah rumah dinas yang tak layak huni juga sudah diajukan Eka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2016 dan 2017. Namun hingga kini belum dibangun.

Untuk itu Eka berharap rumah dinas dapat segera diperbaiki karena akan dialih fungsikan untuk para pegawai PJLP.

"Saat ini kita hanya melakukan pemeliharaan saja. Sebab sudah kordinasi namun belum ada progres. Tapi ini tetap kita ajukan terus agar segera diperbaiki," lanjut dia.

Saldo Tabungan Nasabah Bank Mandiri di Balikpapan Jadi Nol

Calon Mahasiswi Dibuang di Semak Belukar Usai Diperkosa, Pelaku Seorang Residivis

Persib Vs PSIS Semarang: Target Tidak Mudah Maung Bandung dan Kengerian Robert Alberts

Pantauan TribunJakarta.com, kondisi atap yang sudah rusak hingga kaca yang sudah pecah terlihat jelas dari depan bangunan.

Saat memasuki dalam ruangan terlihat rayap maupun debu yang masih ada di atap plafon bangunan. Beberapa barang juga terlihat berserakan di dalam bangunan.

Tak hanya itu, pintu kamar mandi sudah terlihat rusak. Bahkan dibagian belakang terdapat tumpukan drum-drum yang memang sudah tidak terpakai. 

 
 

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved