Ditantang Ali Ngabalin soal Bukti CCTV Kasus Novel, Haris Azhar: Jangan Potong-potong Pernyataan!

Haris Azhar menuturkan, pernyataan Ali Ngabalin itu tak sesuai dengan perkataannya mengenai bukti CCTV kasus Novel Baswedan.

Ditantang Ali Ngabalin soal Bukti CCTV Kasus Novel, Haris Azhar: Jangan Potong-potong Pernyataan!
Youtube/Kompas TV
Haris Azhar - Ali Ngabalin 

TRIBUNJAKARTA.COM - Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar geram dengan pernyataan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin soal bukti CCTV di kasus Novel Baswedan.

Haris Azhar menuturkan, pernyataan Ali Ngabalin itu tak sesuai dengan perkataannya mengenai bukti CCTV.

Hal tersebut terjadi ketika Ali Ngabalin dan Haris Azhar menjadi narasumber di acara Dialog Sapa Indonesia Malam Kompas Tv dilansir TribunJakarta.com pada Minggu (21/7/2019).

Mulanya Haris Azhar menuturkan, memandang kasus Novel Baswedan itu harus dilihat secara strategis.

Pablo Benua Berharap Mediasi dengan Fairuz, Hotman Paris: Kemarin Kita Diejek Pas Lapor Kasusnya

Nunung Terjerat Narkoba, Tarzan Srimulat Ungkap Pertemuan Terakhir: Dapat Arisan untuk Nyawer

"Ada 60 orang yang disebut pakar di tim TGPF untuk kasus Novel Baswedan, terus hasilnya enggak menyebut nama dan hanya mengungkap tersangka lapangan," tutur Haris Azhar.

Tak hanya itu, Haris Azhar menilai seharusnya Jokowi mengambil alih kasus Novel Baswedan saat ini, bukan lagi memberikan waktu 3 bulan untuk menutaskannya.

"Jokowi harusnya mengambil alih kasus ini atau dikembalikan ke Polri," jelas Haris Azhar.

Novel Baswedan siap-siap berangkat kerja kembali ke KPK, Jumat (27/7/2018).
Novel Baswedan siap-siap berangkat kerja kembali ke KPK, Jumat (27/7/2018). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Haris Azhar mengungkapkan, telah banyak fakta di kasus Novel Baswedan sehingga tak perlu membahas hal tersebut dari tim TGPF.

Berbagai fakta kasus Novel Baswedan, lanjut Haris Azhar, sebenarnya telah diketahui setelah beberapa jam peristiwa itu terjadi. 

"Kenapa kita mengkritisi TGPF? Karena mereka hanya daur ulang pernyataan yang faktanya kita enggak tahu mereka punya atau tidak.

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved