Idap Gangguan Jiwa, Wiharna Gali Makam dan Bawa Jasad Ayahnya ke Rumah Demi Ini

Kasus anak menggali makam dan membawa jasad ayahnya ke rumah memunculkan fakta baru.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Makam ayah digali anaknya di Kampung Sukarajin RT 01/08, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIANJUR - Kasus anak menggali makam dan membawa jasad ayahnya ke rumah memunculkan fakta baru.

Ternyata, makam Ali Sugandi yang digali sang anak, Wiharna (45), sudah berumur satu tahun.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Sukanagara AKP Cahyadi.

"Makam almarhum Ali Sugandi yang digali anaknya itu sudah berusia satu tahun," ujar Cahyadi.

Cahyadi mengatakan hari itu juga jenazah kembali dikuburkan oleh keluarga dibantu warga.

Ia menambahkan, Wiharna mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2009 karena terhimpit masalah ekonomi.

"Kehidupan Wiharna memang bisa dikatakan kurang mampu," terang dia.

Hebohnya jenazah yang digali lagi oleh anaknya sempat diambil gambar oleh beberapa orang warga.

Jenazah yang digali oleh Wiharna sempat diangkat dan akan dibawa ke rumah untuk menemani dirinya dan anaknya.

Wiharna diduga stres setelah ditinggal meninggal oleh istrinya.

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved