Persija Jakarta

Tanpa Tulisan Sponsor, Jersey Latihan Persija Lebih Digemari

Tuh yang paling laris jersey latihan karena kan itu nggak ada tulisan sponsornya," tutur Agus saat ditemui TribunJakarta.com.

Tanpa Tulisan Sponsor, Jersey Latihan Persija Lebih Digemari
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sejumlah jersey Persija Jakarta di lapak Agus (50) di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (21/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Jersey latihan Persija Jakarta ternyata lebih digemari dibandingkan kostum tandingnya.

Hal itu dikatakan Agus (50), salah satu pedagang merchandise Persija di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (21/7/2019).

Menurut Agus, mayoritas penggemar tim berjuluk "Macan Kemayoran" lebih sering membeli jersey latihan.

"Tuh yang paling laris jersey latihan karena kan itu nggak ada tulisan sponsornya," tutur Agus saat ditemui TribunJakarta.com.

Dengan tidak dicantumkannya tulisan sponsor, sambungnya, jersey latihan itu dinilai lebih sederhana.

"Orang senangnya sekarang yang simpel-simpel. Ada juga sih yang beli jersey tandingnya, tapi nggak banyak," ujarnya.

Harga jersey latihan Persija di lapaknya beragam, mulai dari Rp 45-60 ribu, tergantung kualitas bahan.

Sebelumnya, Agus mengaku mendapat keuntungan hingga lima kali lipat setiap kali berjualan di momen penukaran tiket online.

"Kalau ditotal-total Rp 1 juta sih ada," kata Agus sambil merapikan barang dagangannya.

Padahal, jika bukan di momen penukaran tiket laga Persija, ia hanya mendapatkan omzet Rp 100-200 ribu per hari.

"Malah kadang-kadang nggak laku, nggak ada yang beli sama sekali," tuturnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved