Ada Perbedaan Jemaah Calon Haji Gelombang Satu dan Dua, Berikut Penjelasannya

Sebanyak 65 kloter terdata sebagai embarkasi haji Jakarta Pondok Gede. Untuk itu, terdapat dua gelombang pemberangkatan yakni gelombang satu dan dua.

Ada Perbedaan Jemaah Calon Haji Gelombang Satu dan Dua, Berikut Penjelasannya
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wakabid Penerimaan dan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Deni Rusli di Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sebanyak 65 kloter terdata sebagai embarkasi haji Jakarta Pondok Gede. Untuk itu, terdapat dua gelombang pemberangkatan yakni gelombang satu dan gelombang dua.

Sejak Jumat ( 19/7/2019) kloter pertama gelombang kedua embarkasi Jakarta Pondok Gede sudah di mulai dan ratusan jemaah calon haji sudah berdatangan ke Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur.

Saat ini tercatat jemaah calon haji sudah memasuki kloter 33 dengan jumlah pemberangkatan lebih dari 9.700 jemaah calon haji.

Meskipun sudah memasuki gelombang kedua, rupanya para jemaah calon haji masih tidak mengetahui bahwa pada gelombang kedua kain ihram harus sudah dipakai ketika bus akan bertolak ke Bandara Soekarno-Hatta.

Ya, ada perbedaan pakaian pada gelombang satu dan dua. Jika pada gelombang satu para jemaah calon haji boleh berpakaian seperti baru memasuki Asrama Haji Pondok Gede.

Sebab mereka akan mendarat di Bandara Internasional Amir Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah.

"Pada gelombang satu ibadahnya salat arbain di masjid nabawi, jiarah ke roudhoh (makan baginda rasul) dan ziarah ke makam baqi dan tempat bersejarah lainnya. Kemudian baru ke Makah untuk umrah wajib dan ngambil miqat dari bir ali atau dzul hulaifah. Makanya masih bisa pakai baju biasa ketika hendak bertolak ke Tanah Suci," ujar Wakabid Penerimaan dan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Emberkasi Jakarta Pondok Gede, Deni Rusli di Asrama Haji Pondok Gede, Senin (22/7/2019).

Namun pada gelombang kedua, jemaah calon haji diwajibkan sudah memakai pakaian ihram.

Sebab para jemaah akan mendarat ditempat yang berbeda. Yakni di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

"Kalau gelombang kedua langsung ke Makah untuk umrah wajib. Sehingga ngambil miqat dari yalamlam atau Jeddah," sambungnya.

Kondisi Jeddah yang padat dan krodit menyebabkan para jemaah calon haji harus memakai pakaian ihram lebih dulu, namun tidak disarankan untuk berniat.

Panduan Membeli Hewan Kurban Idul Adha, Perhatikan Mata dan Bulunya

Imam Masjidil Haram Beri Tanggapan Positif dan Sampaikan Wasiat Khusus untuk Jemaah Haji Indonesia

Sebab Deni mengatakan jika lebih dulu berniat ditakutkan ketika dipesawat ada najis yang menempel. Dan, jemaah calon haji biasa berniat ketika di Jeddah.

Untuk itu, saat ini setiap jemaah yang mendarat di Jeddah dan termasuk dalam gelombang dua ini, harus sudah mandi ihram, salat sunah ihram dan sudah mengenakan kain ihram dari Asrama Haji Pondok Gede.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved