Jasad Pengemudi Calya Korban Truk Pertamina Terbakar Dibawa Rumah Duka RSPAD

Herman Kusnadi mengatakan sejak kemarin keluarga Peter memang tak nampak di rumah karena sibuk mengurus prosesi pemakaman.

Jasad Pengemudi Calya Korban Truk Pertamina Terbakar Dibawa Rumah Duka RSPAD
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak depan kediaman Peter Christian Djaja di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kediaman pengemudi Toyota Calya berpelat B 2230 TOW korban terbakarnya truk tangki Pertamina di Jalan Tol Wiyoto, Peter Christian Djaja (26) tampak sepi usai jasadnya berhasil diidentifikasi.

Ketua RT 07/RW 03 Kelurahan Rawabunga, Herman Kusnadi mengatakan sejak kemarin keluarga Peter memang tak nampak di rumah karena sibuk mengurus prosesi pemakaman.

"Dari kemarin sudah enggak ada, tapi sudah mengurus surat kematian. Saya terakhir ketemu keluarganya tadi pagi, pas ambil surat kematian," kata Herman di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

Meski menyebut Peter merupakan satu warga yang sudah puluhan tahun bermukim di Jalan Bekasi Timur IX, Herman mengaku tak terlalu mengenal korban.

Dia juga tak mengetahui pasti apakah mobil Calya yang dikemudikan Peter saat kecelakaan terjadi pada Minggu (21/7/2019) merupakan milik Peter atau bukan.

"Sekarang keluarganya masih di rumah duka, yang saya tahu di Rumah Duka RSPAD (Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Darat). Jasadnya masih belum dimakamkan," ujarnya.

Polisi Jelaskan Kronologi Video Viral Dugaan Pelecehan Verbal di Mall Kelapa Gading

Persija Jakarta Bakal Main Bertahan saat Bertandang ke Kandang PSM Makassar

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, kediaman Peter tampak sunyi tanpa adanya bendera kuning yang biasa dipasang warga kala kerabatnya meninggal.

Sebelumnya, jasad Peter dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) bersama awak bus Pertamina, Asep Abdurohman (35) dan Ahmad Wagiyonto (23) yang juga tewas terbakar.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus Sumarno mengatakan jasad Peter berhasil diidentifikasi berkat data pelat nomor yang teregistrasi dalam catatan kepolisian.

Dibanding Asep dan Ahmad, jasad Peter tak langsung dapat diidentifikasi karena parahnya luka bakar dan identitas yang ikut terbakar.

"Jasadnya sudah diambil pihak keluarga, sekira pukul 14.00 WIB kemarin pihak keluarga datang ke RSCM," tutur Agus.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved