Kecelakaan Truk Tangki Pertamina Terbakar, Penyelidikan Sementara Polisi Truk Lebih Dulu Menabrak

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus Sumarno mengatakan ada tiga saksi yang diperiksa 

Kecelakaan Truk Tangki Pertamina Terbakar, Penyelidikan Sementara Polisi Truk Lebih Dulu Menabrak
Istimewa/Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur
Pemadam saat memadamkan api di truk Pertamina yang terbakar, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (21/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Penyelidikan sebab kecelakaan berujung terbakarnya truk tangki Pertamina berpelat B 9851 SHE dan Calya berpelat B 2230 TOW di Tol Wiyoto Wiyono, Minggu (21/7/2019) pukul 01.45 WIB terus bergulir.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus Sumarno mengatakan ada tiga saksi yang diperiksa guna memastikan sebab kecelakaan yang menewaskan 2 awak truk Pertamina dan pengemudi Calya.

Bila sebelumnya diperkirakan Calya menghantam bagian tangki usai truk oleng dan menabrak pembatas jalan, Agus menuturkan hasil olah TKP awal dan pemeriksaan saksi justru berbeda.

"Kronologi setelah periksa TKP, truknya nabrak Calya dulu kemudian melintir. Setelah itu Calya melintir kiri berputar balik arah kembali menghadap ke arah Utara. Terus truknya nabrak pembatas, lalu kepala truknya jatuh," kata Agus di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

Pun begitu, dia menuturkan Satlantas Polres Metro Jakarta Timur bakal melakukan olah TKP lanjutan sekaligus pemeriksaan rekaman CCTV di lokasi.

Hasil olah TKP itu diharapkan bisa menguak penyebab kecelakaan yang membuat 12 unit mobil pompa berikut 48 personel pemadam dikerahkan ke lokasi.

"Nanti ada olah TKP lagi kalau enggak Rabu (24/7/2019) ya Kamis (25/7/2019) nanti, kita baru manual nanti pakai alat, olah TKP-nya. Untuk CCTV siang ini diperiksa," ujarnya.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda AKBP Muhammad Nasir mengatakan olah TKP tersebut berpeluang menggunakan alat Traffic Analysis Accident (TAA).

TAA bertujuan untuk memperoleh informasi berupa kronologi, pola kejadian, informasi teknis, kondisi infrastruktur, kondisi pelaku kecelakaan baik secara fisik atau mental.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved