Ibadah Haji 2019

Banyak Jemaah Terluka Berebut Cium Hajar Aswad, Berikut Hukumnya

Apa dan bagaimana sebenarnya hukum mencium Hajar Aswad dengan mengorbankan kesalamatan diri? Berikut penjelasan KH Ahmad Wazir.

Editor: Y Gustaman
Tribunnews/ Muhammad Husain Sanusi/ MCH2019
Konsultan Ibadah Daerah Kerja Mekkah KH Ahmad Wazir Ali. 

Banyak Jemaah Haji Berebut, Hingga Luka Dan Terinjak, Ini Sebenarnya Hukum Mencium Hajar Aswad

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MEKKAH – Kondisi Masjidil Haram saat ini tidak sama dengan pekan lalu yang masih cukup lengang terutama di jalur jemaah melakukan tawaf mengelilingi Kakbah.

Saat ini sekeliling Kakbah selalu padat membludak seiring dengan gelombang kedatangan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia yang melakukan ibadah umrah wajib dan ritual haji lainnya.

Situasi ini membuat semua orang tidak leluasa lagi berada di sekitaran Kakbah terutama bagi mereka yang ingin mencium Hajar Aswad.

Tapi tak sedikit jemaah yang nekat untuk mencium Hajar Aswad hingga mengorbankan dirinya.

Ini terjadi pada dua orang jemaah haji asal Indonesia yang ditemukan terluka di Masjidil Haram akibat berebut ingin mencium Hajar Aswad.

Dua Jemaah Haji Indonesia Terinjak-injak Akibat Berebut Ingin Cium Hajar Aswad

Apa dan bagaimana sebenarnya hukum mencium Hajar Aswad dengan mengorbankan kesalamatan diri? Berikut penjelasan KH Ahmad Wazir, Konsultan Ibadah Daker Makkah:

Hukum Mencium Hajar Aswad

Mengenai status hukum mencium hajar aswad, itu sunnah, dalam arti juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW, dan dipraktikkan oleh Syaidinna Umar tetapi harus dilihat kondisi pada saat itu.

Pada zaman nabi mungkin populasi penduduknya masih sedikit.

Tapi dalam konteks sekarang, tentu di satu sisi mengejar sunnah ada sisi baiknya, tapi di sisi lain harus mempertimbangkan aspek aspek mudharat, mempertimbangkan aspek kesehatan dan keamanan.

Dalam Islam juga menjaga kesehatan, keamanan, juga ditekankan.

Jadi, intinya, kalau sampai mengejar sunnah, mencium hajar aswad dengan cara cara tidak terpuji, dengan cara sikut menyikut, menginjak-nginjak, itu haram hukumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved