Penasihat Hukum Kivlan Siapkan 40 Surat dan 3 Saksi untuk Sidang Pembuktian

Penasihat hukum Kivlan, Tonin Tachta Singarimbun, mengatakan jika pihaknya telah menyiapkan sejumlah barang bukti

Penasihat Hukum Kivlan Siapkan 40 Surat dan 3 Saksi untuk Sidang Pembuktian
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Persidangan praperadilan kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Sidang gugatan praperadilan tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen ditunda hingga Rabu (24/7/2019).

Agenda persidangan pada esok hari adalah pembuktian dari pihak pemohon, yakni Kivlan.

Penasihat hukum Kivlan, Tonin Tachta Singarimbun, mengatakan jika pihaknya telah menyiapkan sejumlah barang bukti.

"Kalau nggak salah ada 40 bukti surat dan yurispudensi dan Undang-Undang yang sudah disiapkan staf kami," kata Tonin usai sidang praperadilan kliennya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Selasa (23/7/2019).

Mendagri Sindir Gubernur yang Sering ke Luar Negeri, Anies Tantang Buka Daftar Perjalanan Dinas

Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Ditemukan di Kali Baru Kramat Jati

Lebih lanjut, pihaknya juga akan mendatangkan tiga orang saksi atau lebih, meliputi saksi fakta dan saksi ahli.

"Saksi fakta tentu yang melihat proses penyidikan, penangkapan, dan proses penahanan. Jadi ada orang-orang yang di sekitar Pak Kivlan," ujarnya.

Selain itu, ia menuturkan masih berkoordinasi dengan saksi ahli yang bakal didatangkan.

Tonin berharap saksi ahli tersebut benar-benar mengerti proses sidang praperadilan.

"Artinya, ya, kalau bisa yang pernah jadi hakim juga. Kami juga sedang berbicara dengan akademisi. Mudah-mudahan dari universitas negeri," jelas Tonin.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved