Sering Gonta-Ganti Pasangan Sampai Konsumsi Makanan Tak Sehat Jadi Pemicu Kanker Serviks

Kanker ini ada pada bagian paling bawah uterus (rahim) dan dapat dicegah dengan pemindaian PAP smear dan vaksin HPV.

Sering Gonta-Ganti Pasangan Sampai Konsumsi Makanan Tak Sehat Jadi Pemicu Kanker Serviks
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Dokter umum di Asshomadiyah Medicare Center, dr Sri Nurhayatie saat di temui di RPTRA Mutiara Rawa Binong, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (23/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Sering gonta-ganti pasangan dan tidak merawat kebersihan daerah organ intim, wanita beresiko terkena kanker serviks.

Kanker serviks adalah kanker atau tumor pada leher rahim.

Kanker ini ada pada bagian paling bawah uterus (rahim) dan dapat dicegah dengan pemindaian PAP smear dan vaksin HPV.

Pap semear sendiri berartikan prosedur medis yang dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah pada serviks/leher rahim wanita yang mengarah pada kanker serviks.

Di Indonesia, angka penderita kanker serviks bagi wanita masih terbilang cukup tinggi. Karena sejak tahun 2013 menduduki posisi kedua setelah kanker payudara.

Dokter umum di Asshomadiyah Medicare Center, dr Sri Nurhayatie mengatakan 95% penyebab kanker serviks berasal dari virus human papiloma (HPV). Namun 5% sisanya tidak diketahui penyebabnya.

"Secara penyebab ada dari virus. Tapi kan penyebabnya multi faktorial bisa dari makannya, sering berhubungan seksual dan infeksi pada daerah vagina yang berulang. Jadi kurang menjaga kebersihan daerah intim," katanya saat ditemui di RPTRA Mutiara Rawa Binong, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (23/7/2019).

Oleh sebab itu baik usia subur (20-45 tahun) maupun usia lanjut harus sudah mengontrol apa yang dimakan. Tidak lagi atau mengurangi memakan makanan yang mengandung pengawet seperti makanan instan, penyedap dan pewarna. Melainkan mengganti pola makan menjadi makanan sehat.

Sementara itu, Yati menuturkan penularan virus kerap terjadi karena seringnya berhubungan seksual.

Halaman
12
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved