Showroom Bajaj di Jakarta Barat Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Suku Dinas Badan Pajak dan Retribusi Jakarta Barat memasang surat peringatan di sebuah importir sekaligus showroom bajaj di Jalan Gajah Mada.

Showroom Bajaj di Jakarta Barat Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Petugas Sudin Badan Pajak dan Retribusi Jakarta Barat saat mendatangi importir bajaj di Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (23/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Suku Dinas Badan Pajak dan Retribusi Jakarta Barat memasang surat peringatan di sebuah importir sekaligus showroom bajaj di Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat.

Sebab, showroom bernama PT Intan Mobil ini menunggak pajak usaha dan bangunan selama dua tahun.

Tak tanggung-tanggung, total tunggakan pajak dari showroom bajaj ini mencapai Rp 1,2 miliar.

"Angka tersebut belum termasuk dendanya karena kami fokus ke tunggakannya dulu. Untuk dendanya bisa dikalikan dari dua persen setiap bulannya," ujar Kasudin Badan Pajak dan Retribusi Jakarta Barat, Hendarto, kepada wartawan di lokasi, Selasa (22/7/2019).

Hendarto berharap dengan dilakukannya langkah tegas ini membuat para penunggak pajak menjadi patuh untuk memenuhi kewajibannya.

Sebab, apabila dalam waktu 2x24 jam mereka tak juga membayar maka pihaknya akan menyita aset untuk memenuhi tunggakan.

Sebuah spanduk pemberitahuan bahwa objek pajak ini belum membayar kewajiban pajaknya dipasang petugas di area depan showroom.

"Namun apabila wajib pajak memiliki niat baik silahkan datang ke kantor untuk diselesaikan sesuai cara-cara yang berlaku," kata Hendarto.

Diwarnai protes karyawan

Petugas Sudin Badan Pajak dan Retribusi Jakarta Barat saat mendatangi importir bajaj di Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (23/7/2019).
Petugas Sudin Badan Pajak dan Retribusi Jakarta Barat saat mendatangi importir bajaj di Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (23/7/2019). (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Proses pemasangan spanduk dan penyegelan sempat diprotes oleh seorang karyawan showroom.

Karyawan wanita itu menyampaikan kekesalannya kepada petugas dari Kecamatan Tamansari yang turut hadir dalam penyegelan itu.

Datangi KPAI, Pihak Sekolah Bantah Anak Nunung Alami Bullying

Kemenhub Tegaskan Tak Bisa Sendirian Hadapi Kemajuan Teknologi Kendaraan

"Kita kan sudah pernah bayar waktu itu soal tunggakan yang lalu sampai Rp 50 juta, kita nyicil bayarnya, tapi kenapa malah waktu dibilang enggak boleh nyicil," kata karyawan bernama Lia.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved