Usai Melahirkan, Seorang Ibu Tega Tinggalkan Bayinya di Rumah Sakit

Amirullah menuturkan awalnya ibu yang belum diketahui identitasnya itu datang ke rumah sakit dengan diantar warga sekitar

Usai Melahirkan, Seorang Ibu Tega Tinggalkan Bayinya di Rumah Sakit
Istimewa/Dokumentasi P3S Sudinsos Jakarta Barat
Petugas Sudinsos Jakarta Barat saat membawa bayi perempuan yang ditinggalkan ibu kandungnya seusai dilahirkan di rumah sakit. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  PALMERAH - Sungguh ironis tindakan seorang ibu yang baru saja melahirkan di Rumah Sakit Bhakti Mulia, Palmerah, Jakarta Barat.

Bukannya merawat buah hatinya, ia malah kabur dari rumah sakit dengan meninggalkan bayi perempuan yang baru beberapa jam dilahirkannya pada Sabtu (20/7/2019).

Koordinator Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos Jakarta Barat, Amirullah menuturkan awalnya ibu yang belum diketahui identitasnya itu datang ke rumah sakit dengan diantar warga sekitar yang kasihan dengan kondisi wanita itu.

Sebab, wanita itu terlihat sedang terkapar di pinggir jalan sambil memegangi perutnya lantaran sudah ingin melahirkan

"Akhirnya perempuan itu diantar warga ke rumah sakit itu Sabtu pagi sekitar jam 09.00 WIB pagi dan melahirkan bayi perempuannya jam 09.56 WIB," kata Amirullah saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Selasa (23/7/2019).

Pemerintah Diharapkan Sediakan Trotoar yang Ramah Disabilitas di Daerah Permukiman

Anies Baswedan Undang Pelaku Usaha Palestina untuk Pamerkan Produk di Jakarta

Namun, kata Amirullah, seusai proses melahirkan dan bayinya dalam kondisi sehat, wanita itu malah kabur dari rumah sakit.

"Sekitar tiga jam setelah melahirkan, ibu itu malah kabur tanpa sepengetahuan pihak rumah sakit," kata Amirullah.

Amirullah mengatakan, saat ini bayi malang tersebut telah dibawa pihaknya ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat untuk mendapatkan perawatan.

"Belum ada informasi lebih lanjut dari pihak rumah sakit. Tapi bisa banyak kemungkinan penyebabnya, bisa saja hasil hubungan gelap, bisa juga gangguan kejiwaan atau depresi, bisa juga karena gelandangan," ujarnya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved