Jadi Korban Salah Tangkap, Ucok Sang Pengamen Putus Sekolah Hingga Tak Bisa Bantu Orangtua

Di hadapan hakim tunggal, Netty Herawati Hutabarat (47) mengaku sering diberikan uang oleh anaknya dari hasil mengamen.

Jadi Korban Salah Tangkap, Ucok Sang Pengamen Putus Sekolah Hingga Tak Bisa Bantu Orangtua
Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Netty, ibu dari Ucok, salah satu korban salah tangkap pada Rabu (24/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Di hadapan hakim tunggal, Netty Herawati Hutabarat (47) mengaku sering diberikan uang oleh anaknya dari hasil mengamen.

Netty mengatakan anaknya, Arga Putra Samosir, mengamen bersama teman-temannya meski sang ibu melarangnya.

"Dia itu memang suka ngamen, saya enggak senang anak saya ngamen. Padahal dia saya sekolahkan," bebernya di hadapan Hakim Tunggal, Elfian pada Rabu (24/7/2019).

Meski dilarang, namun Ucok sering membantu Netty dalam mencukupi kebutuhan hidupnya dari hasil mengamen.

"Dia itu suka nyari celah buat ngamen, karena kalau ketahuan saya marahi. Tapi dari hasil mengamen, ia suka memberi saya Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu. Nih, bu ada uang dari saya ngamen. Ya bantu-bantu buat keluarga," terangnya.

Saat Ucok tertangkap, Netty pun harus bolak-balik lapas Tangerang untuk menjenguknya.

"Karena tertangkap, saya kunjungi anak saya. Lumayan uang transport yang saya keluarkan dari Polda hingga di lapas Tangerang," bebernya.

"Selain itu, Ucok yang sekolah karena dipenjara jadi putus sekolah," tambahnya.

Saat ditanya terkait sejak kapan Ucok pulang ke rumah, Netty tak bisa menjawab pasti.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved