Parkir Kendaraan di Kantor Pemkot Jakut Gratis, Wakil Wali Kota Jakut Minta Warga Awasi Pungli

"Parkir Kendaraan Bermotor di Lingkungan Kantor Wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, GRATIS," keterangan dalam spanduk itu.

Parkir Kendaraan di Kantor Pemkot Jakut Gratis, Wakil Wali Kota Jakut Minta Warga Awasi Pungli
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS
Spanduk pemberitahuan Parkir Kendaraan Bermotor di lingkungan kantor Wali Kota Jakarta Utara dipastikan Gratis, Rabu (24/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menegaskan bahwa parkir kendaraan bermotor di Kantor Wali Kota Jakarta Utara tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Sebagai bentuk penegasan, pemasangan sejumlah spanduk pun dilakukan.

Setidaknya sebanyak lima unit spanduk berkelir kuning dipasang di lingkungan kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara yang bertuliskan,

"Parkir Kendaraan Bermotor di Lingkungan Kantor Wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, GRATIS," keterangan dalam spanduk itu.

"Jadi betul-betul dalam rangka gerakan saber pungli ke semua elemen, stake holder dan aparat menjadi perhatian penuh. Kita meminta masyarakat (juga) mengawasi," kata Ali saat ditemui di Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/7/2019).

Dijelaskan Ali, untuk mendukung tidak adanya pungutan parkir, jajaran petugas pengamanan dalam (Pamdal) juga sudah memberlakukan sistem kartu parkir.

Dalam kartu tersebut pun ditegaskan tidak ada pungutan biaya.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, saat ditemui di wilayah Koja, Jakarta Utara, Kamis (24/7/2019).
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, saat ditemui di wilayah Koja, Jakarta Utara, Kamis (24/7/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS)

"Kita berikan kartu parkir sebagai penanda yang bertuliskan Gratis. Jadi Sekarang kartu parkirnya sudah ada tulisannya gratis," katanya.

"Parkir di kantor wali kota free (gratis)untuk masyarakat dan berlaku untuk kelurahan dan kecamatan. Bagi Pamdal kita sudah arahkan agar menolak bila ada masyarakat yang memberikan uang," lanjut Ali menambahkan.

Ali pun mengatakan bahwa pihaknya sudah menekankan pada jajaran Pamdal untuk mematuhi imbauan tersebut.

Sanksi keras pun akan diberikan, jika masih ada yang kedapatan menerima uang parkir dari warga.

"Bila ada yang masih main-main, adukan pada kita. Identitas pelapor akan kita jaga. Pamdal yang kurang ramah, semuanya akan dievaluasi, dari attitude dan keramah tamahan kita akan evaluasi," tutup Ali.

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved