Breaking News:

GIIAS 2019

VIDEO APBN 2019 Sekitar 7,8 Persen, Sri Mulyani Sebut Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 mencapai 7,8 persen.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 mencapai 7,8 persen.

Dia mengatakan, angka tersebut lebih rendah dibanding APBN Indonesia pada 2018 lalu.

"Ini memang lebih rendah dari tahun lalu. Dari sisi gross-nya sampai dengan bulan Juni ini. Pertengahan tahun," kata Sri Mulyani, pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, di ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/7/2019).

Meski nominalnya turun, kata dia, angka 7,8 persen tidaklah jelek.

"Namun tetap kurang bagus, sesuai dengan yang kita inginkan. Sementara belanja negara kita tumbuh 9,6 persen," jelas Sri Mulyani.

Pada tahun 2019, Sri Mulyani memperkirakan defisit negara Indonesia berada di kisaran antara 1,8 hingga 1,94 persen.

"Tahun ini kita perkirakan defisitnya kita jaga di kisaran antara 1,8 hingga 1,94 persen gross domestic product (GDP)," tuturnya.

Persib Bandung Vs Bali United: Maung Bandung Dibayangi Catatan Negatif Hingga Motivasi Sang Mantan

6 Pilar Diragukan Main Lawan PSM Makassar, Persija Jakarta Tampil Pincang di Final Piala Indonesia

Untuk itu, Kementerian Keuangan bakal melakukan pemutaran pajak, kepabeanan, bea cukai, dan lainnya.

"Di daerah penerimaan bukan pajak, reform (perbaikan) di sisi belanja, reform di sisi transfer, reform di sisi subsidi. Itu semua sedang kita lakukan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved