Breaking News:

Wajib Kunjung Museum dan Destinasi Wisata Jakarta Timur Diikuti Ratusan Peserta

Sejak pagi, lebih dari 250 orang yang merupakan warga Jakarta Timur dan sekitarnya ini melakukam registrasi di Ruang Serbaguna Blok A Kantor Walikota

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana pagelaran seni dan budaya di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (24/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kegiatan wajib kunjung museum dan destinasi pariwisata di wilayah Jakarta Timur diikuti ratusan orang.

Sejak pagi, lebih dari 250 orang yang merupakan warga Jakarta Timur dan sekitarnya ini melakukam registrasi di Ruang Serbaguna Blok A Kantor Walikota Jakarta Timur.

Di ruang tersebut juga dihadiri oleh wakil walikota Jakarta Timur Uus Kuswanto dan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur Iwan Henry Wardhana.

Kegiatan wajib kunjung museum dan destinasi pariwisata di wilayah Jakarta Timur ini diadakan mulai pukul 06.00-17.00 WIB. Nantinya para peserta akan menuju ke empat destinasi wisata. Yakni festival kuliner di halaman kantor Walikota Jakarta Timur, Taman Benyamin Sueb, Jatinegara, Velodrome Rawamangun dan mengunjungi Makam Pangeran Jayakarta sekalian salat asar berjamaah.

Namun sebelum diberangkatkan menggunakan sejumlah bus, para peserta akan mendapatkan pemaparan terkait lokasi yang akan dikunjungi.

"Maksud dan tujuan dari pada kegiatan hari ini yakni untuk menginisiasi program kewirausahaan, kepariwisataan dan kebudayaan. Sehingga melibatkan berbagai macam pihak. Sebenernya target awal program kami ialah 200 peserta, tapi saat ini jumlah peserta sudah 250 orang lebih. Dan ini benar-benar membuat kami bahagia," jelas Iwan di lokasi, Rabu (24/7/2019).

Berbagai pihak seperti OK OC atau PKT, astrabi atau seni tradisi kesenian Betawi, Jakarta Good Guide dan lain sebagainya ikut serta mendukung kepariwisataan yg ada di wilayah Jakarta Timur.

Selain itu, hadirnya kegiatan ini diharapkan Iwan bisa mengenalkan kepada masyarakat luas terutama warga Jakarta Timur tentang potensi dan destinasi wisata yang ada di wilayah Jakarta Timur.

"Masyarakat harus tahu potensi yang ada. Supaya masyarakat mengenal dulu destinasi apa saja yang ada di Jakarta Timur atau bahkan di DKI Jakarta,  sebelum memasarkan ke pihak luar. Supaya mereka tau bagaimana  kita menjaganya dan mereka mengetahui sejarahnya. Jadi suatu saat nanti ada pertanyaan dan pembahasan lebih detail masyarakat jauh lebih paham," sambungnya.

Rumahnya Selamat dari Musibah Kebakaran di Mampang Prapatan, Dewi: Kuasa Allah

Ingat Kisah Eyang Subur? Mengurus Diri Terus di Kamar, Tidak Tahu Kapan Keluarnya

Kisah Yusuf Anak Tukang Ojek: Ditolak Daftar Tamtama Karena Nilai Terlalu Tinggi, Kini Lulus Akmil

Sementara itu, Uus mrngapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Sudin Parbud Jakarta Timur, karena telah menginisiasi kegiatan festival kuliner yang dilanjutkan dengan pagelaran seni dan budaya serta wajib kunjung museum yang dilaksanakan di wilayah Jakarta Timur.

"Harapan saya dengan adanya kegiatan ini masyarakat akan lebih mengenal lagi terkait masalah makanan atau kuliner khas yang ada di Jakarta. Serta masyarakat lebih mengenal lagi seni dan budaya yang ada di Jakarta. Agar masyarakat lebih mengenal lagi potensi yang ada di Jakarta," terangnya.

Ia juga berharap ketika kuliner dan budaya sudah di kenal, bisa memajukan kehidupan masyarakat yang ada di daerah tersebut.
 

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved