Piala Indonesia

Antisipasi Teror Suporter, Sandi Sute Harap Persija Jakarta Dapat Perlindungan di Makassar

Laga sarat gengsi PSM Makassar menghadapi skuat Macan Kemayoran akan berlangsung di Stadion Andi Matalatta, Makassar

Antisipasi Teror Suporter, Sandi Sute Harap Persija Jakarta Dapat Perlindungan di Makassar
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Gelandang bertahan Persija Jakarta, Sandi Darma Sute saat ditemui setelah menjalani latihan di Lapangan PSAU TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (25/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Gelandang bertahan Persija Jakarta, Sandi Darma Sute berharap pertandingan final leg kedua Piala Indonesia menghadapi PSM Makassar berjalan lancar.

Laga sarat gengsi PSM Makassar menghadapi skuat Macan Kemayoran akan berlangsung di Stadion Andi Matalatta, Makassar, pada Minggu (28/7/2019) mendatang.

Sandi meminta kepada rekan-rekannya untuk mewaspadai faktor non teknis yang terjadi saat bermain di Makassar.

Kejadian tak terduga yang dialami Persija Jakarta di musim lalu saat bermain di kandang PSM Makassar menjadi perhatian pemain asal Palu, Sulawesi Tengah tersebut.

Adanya kejadian suporter dan maskot PSM Makassar yang menggoyang-goyangkan jaring gawang di musim lalu diharapkan tidak kembali terjadi di laga final Piala Indonesia.

Pemain berusia 26 tahun tahun itu berharap kejadian tersebut tidak terulang dan bisa diantisipasi oleh panitia pelaksana (panpel) pertandingan PSM Makassar.

"Sebetulnya tidak ya. Tapi itu saya pikir tidak wajar lah suporter seperti melakukan kekonyolan seperti itu. Yang penting kita tak memikirkan yang tidak tidak ya. Tetap fokus dan konsentrasi aja. Semoga juara," ucap Sandi saat ditemui di Mess Persija, Jakarta Timur, Kamis (25/7/2019).

Bojan Malisic dan Jupe Bisa Diturunkan Saat Persib Bandung Vs Bali United: Siap Berikan 3 Poin

Persib Bandung Vs Bali United: Maung Bandung Hadapi 3 Mantan Hebat, Peluang Menang Tipis?

Nasib Nenek Atih, Kena Gusur Lahan PUPR di Bekasi dan Kebingungan Cari Tempat Tinggal

Di laga final, Sandi berharap timnya mendapatkan perlakukan adil saat bermain di Stadion Andi Matalatta.

Pemain yang identik dengan nomor punggung 45 itu meminta perlindungam dari Tuhan Yang Maha Esa agar biaa dilancarkan dalam berlaga di final Piala Indonesia.

"Semoga tidak terjadi hal seperti itu lagi ya. Semoga Panpel mereka antisipasi hal tersebut. Di Indonesia ini kan banyak hal mistis. Boleh percaya atau tidak percaya, Allahualam. Tergantung Yang Maha Kuasa. Karena rezeki dan kekuatan semua manusia itu yang beri Allah. Kalau rezeki kita kenapa tidak," tutur Sandi.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved