Breaking News:

Ibadah Haji 2019

Agar Kondisi Fisik Tetap Prima, Jelang Armuzna Jemaah Haji Diimbau untuk Berhenti Merokok

Diakui atau tidak jemaah haji Indonesia yang datang ke Makkah mayoritas masih banyak yang belum bisa menghilangkan kebiasan negatif merokok.

Editor: Muji Lestari
Tribunnews/Bahaudin/MCH2019
Suasana jemaah haji Indonesia menunggu bus sholawat untuk salat di Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019). Cuaca panas di Makkah tak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia untuk salat Jumat di Masjidil Haram. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKKAH – Diakui atau tidak jemaah haji Indonesia yang datang ke Makkah mayoritas masih banyak yang belum bisa menghilangkan kebiasan negatif merokok.

Hal ini banyak dijumpai di hotel-hotel tempat jemaah haji menginap.

Usai makan terutama makan siang biasanya mereka bergerombol di depan hotel mengisap rokok.

Begini Kondisi Dapur Katering yang Menyediakan Makan untuk Jemaah Haji Indonesia

Banyak juga yang kelihatan merokok di jalan-jalan.

Untungnya tidak di sekitaran Masjidil Haram yang memang kawasan dilarang merokok.

“Tentu secara kesehatan merokok sangat tidak baik, kalau bisa mumpung di tanah suci jadi awal yang baik untuk hijrah, salah satunya untuk meninggalkan rokok. Kalau tak bisa pandai-pandai memilih tempat dan waktu, tentu di tempat terbuka, di luar gedung, kemudian setelah merokok dimatikan sampai benar-benar mati, jangan puntungnya belum mati terus dibuang ke tempat sampah,” kata Kepada Daker Makkah, Subhan Cholid.

Agar Tak Terjadi Kasus Kebakaran, Jemaah Haji yang Masak di Hotel Diimbau untuk Hati-hati

Pelaksana Tugas Tim Kuratif Rehabilitatif (TKR) KKHI Makkah, Meldy Muzada juga menjelaskan dampak-dampak yang akan dirasakan jemaah haji ketika memaksakan diri tetap merokok selama berada di tanah suci.

“Merokok menyebabkan iritasi pada saluran nafas, pada pasien-pasien yang sudah punya penyakit paru akan menyebabkan gangguan pernafasan antara lain sesak dan batuk,” katanya.

Dengan cuaca yang ekstrim di Arab Saudi sekarang ditambah merokok tentunya akan memperparah gangguan pernafasan.

Rekor Cuaca Terpanas Hari Ini, Tak Surutkan Semangat Jemaah Haji untuk Salat Jumat di Masjidil Haram

“Sebaiknya bagi merokok memulai untuk mengurangi merokok, apalagi menjelang Armuzna dimana jemaah haji memerlukan fisik yang bugar, tentunya tidak merokok akan berpengaruh terhadap kesehatan paru yang selanjutnya akan meningkatkan ketahanan fisik terutama saat fase Armuzna.

Haji adalah Arafah, tentunya jemaah haji ingin saat Armuzna mereka kuat dan sehat di Arafah,” kata Meldy.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved