Ditetapkan Jadi Tersangka Polda DIY, Patrich Wanggai Tetap Diturunkan Bermain Lawan Tira Persikabo

Patrich Wanggai diduga melakukan tindakan penganiayaan kepada seorang warga Prawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta bernama Lalu Dhimas Ajie.

Ditetapkan Jadi Tersangka Polda DIY, Patrich Wanggai Tetap Diturunkan Bermain Lawan Tira Persikabo
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pemain Persib Bandung Patrich Wanggai saat melesatkan tendangan di tengah kepungan pemain Perseru Serui dalam laga Liga 1 2018, Jumat (23/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, CIBINONG - Penyerang Kalteng Putra, Patrich Wanggai telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah DI Yogyakarta pada Rabu (17/7/2019) lalu.

Patrich Wanggai diduga melakukan tindakan penganiayaan kepada seorang warga Prawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta bernama Lalu Dhimas Ajie.

Peristiwa penganiayaan tersebut disinyalir terjadi pada 11 April 2019 di sebuah kafe yang terletak di Demangan, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Patrich Wanggai tetap diturunkan menjadi pemain inti saat berhadapan dengan Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (26/7/2019) sore.

Pelatih kepala Kalteng Putra, Gomes de Oliveira memiliki alasan kuat menurunkan pemain berusia 31 tahun tersebut di lapangan.

Gomes menyadari kondisi psikologi Patrich Wanggai saat ini memang dalam kondisi yang tidak baik.

Bomber Kalteng Putra Patrich Wanggai Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan di Yogyakarta

Kendati demikian, pelatih berdarah Brasil itu menilai timnya sangat membutuhkan tenaga Patrich Wanggai di lapangan.

"Kalau Patrich saya pikir keadannya memang tidak baik untuk dia. Saya selalu support dan minta bantuannya agar bisa tampil distiap pertandingan," ujar Gomes de Oliveira di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (26/7/2019).

"Saya berharap dia melakukannya dan bisa selesaikan kasusnya agar bisa tampil lebih baik lagi bersama Kalteng Putra," papar Gomes.

Di laga tersebut, skuat berjuluk Laskar Isen Mulang itu harus takluk dengan skor telak 5-2 dari Tira Persikabo.

Gomes menyadari kekalahan itu membuat kondisi para pemainnya semakin mengalami tekanan besar.

"Sangat susah dan sedih kalau ada masalah seperti itu. Apalagi tim kita kalah," tutur mantan pelatih Madura United tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved