Garuda Indonesia Putus Kerja Sama Citilink dengan Perusahaan Penyediaan Wifi di Pesawat

rekomendasi itu setelah BPK melakukan evaluasi dan pemeriksaan keuangan pada laporan Garuda Indonesia tahun 2018.

Garuda Indonesia Putus Kerja Sama Citilink dengan Perusahaan Penyediaan Wifi di Pesawat
Tribun Jogja/Hasan Sakri Ghozali
Pesawat Citylink rute Bandara Soekarno Hatta (CGK) - Yogyakarta International Airport (YIA) terparkir seusai mendarat dengan sukses dalam proving flight atau penerbangan uji coba take off dan landing di Yogyakarta International Airport, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (2/5/2019). Pesawat Citylink yang tidak membawa penumpang tersbeut melakukan uji coba bandara sebelum mulai akan beroperasi secara komersial pada 6 Mei mendatang. TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Maskapai Garuda Indonesia secara resmi memutus perjanjian kerja sama anak perusahaannya, Citilink dengan PT Mahata Aero Teknologi.

Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Garuda Indonesia, Fuad Rizal mengatakan, batalnya kerja sama antar keduanya setelah keluarnya surat rekomendasi dari pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Ada beberapa hal yang memang tidak memenuhi syarat perjanjian. Maka dari itu, direkomendasikan oleh BPK untuk kami melakukan pembatalan itu," ungkap Fuad di Garuda City Center kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (26/7/2019).

Sambungnya, rekomendasi itu setelah BPK melakukan evaluasi dan pemeriksaan keuangan pada laporan Garuda Indonesia tahun 2018.

Menurut Fuad, dalam laporan Garuda Indonesia tahun 2018 tersebut BPK menemukan kejanggalan dan aturan yang tidak sesuai dengan syarat sah pada perjanjian yang dilakukan awal tahun 2019 itu.

"Tindak lanjut kami dengan telah menyurati Citilink untuk melakukan pembatalan dan Citilink pun sudah menyurati Mahata soal pembatalan itu," sambungnya.

Namun, Faud memastikan dari pembatalan kerja sama tersebut tidak menimbulkan kerugian yang signifikan pada maskapai berpelat merah itu.

"Yang sebenarnya, latar belakang kerja sama ini untuk mengejar accelerated revenue dari maskapai asing. Karena kalau di Garuda Indonesia, layanan WiFi kita berlakukan berbayar ke penumpang. Namun, dengan tawaran itu kan tidak berbayar alias gratis," kata Fuad.

Sebelumnya diketahui, layanan nirkabel atau wifi terdapat pada maskapai Citylink dan Sriwijaya Air.

Sedangkan untuk saat ini, Citilink akan menyiapkan 15 pesawat yang dipasang, lima pesawat Garuda A330 yang akan dipasang dan sudah ditargetkan 10 pesawat 737 milik Garuda Indonesia.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved