Gerindra Bahas Gagasan Prabowo soal Kabinet, Aiman Menyinggung: Yakin Dapat Kursi Menteri?

Ketua DPP Partai Gerindra Andy Rahmad Wijaya membahas soal gagasan Ketua Umum partainya, Prabowo Subianto, soal kabinet serta parlemen.

Gerindra Bahas Gagasan Prabowo soal Kabinet, Aiman Menyinggung: Yakin Dapat Kursi Menteri?
WARTA KOTA/ALEX SUBAN
Presiden Jokowi dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua DPP Partai Gerindra Andy Rahmad Wijaya membahas soal gagasan Ketua Umum partainya, Prabowo Subianto, soal kabinet serta parlemen.

Kalimat yang dilontarkan Andy pun ditangkap sang pembawa acara, Aiman Witjaksono sebagai suatu keyakinan bahwa pihak Gerindra akan mendapat jatah kursi menteri di pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu terjadi dalam tayangan 'Sapa Indonesia Malam' unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (26/7/2019).

Andy menyebut Gerindra tidak masalah meski PA 212 sudah meninggalkannya, dan bisa jadi PA 212 masih mendukung partai lainnya seperti PKS dan PAN.

 

Ketua DPP Partai Gerindra Andy Rahmad Wijaya dan Aiman Witjaksono dalam 'Sapa Indonesia Malam' unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (26/7/2019).
Ketua DPP Partai Gerindra Andy Rahmad Wijaya dan Aiman Witjaksono dalam 'Sapa Indonesia Malam' unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (26/7/2019). (YouTube KOMPASTV)

Aiman kemudian mengingatkan Andy soal jasa PA 212 yang sudah mendukung gubernur usungan Gerindra, Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2017.

Andy menyebut sebenarnya Prabowo tidak mempermasalahkan status baik itu oposisi atau koalisi, yang penting adalah bagaimana membangun bangsa.

"Setidaknya waktu Pilkada DKI Jakarta, PA 212 punya andil untuk menaikkan gubernur yang diusung oleh Partai Gerindra," ujar Aiman.

"Ya, tapi begini mas, pada intinya begini, Pak Prabowo ini tidak melihat pada sisi koalisi ataupun oposisi, jadi melihatnya kan bagaimana membangun pemerintahan ke depan ini yang bisa mengakomodir beberapa elemen bangsa," terang Andy.

Andy menyebutkan gagasan Prabowo di mana parlemen seharusnya terdiri dari oposisi agar pemerintahan berimbang.

"Soal misalnya kita masuk atau enggak (ke pemerintahan), itu bukan wilayah itu Pak Prabowo."

"Jadi siapa yang oposisi? Menurut kami, parlemen itu semuanya harus oposisi, gagasan Pak Prabowo ya," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved