Breaking News:

Guru Olahraga di Penjaringan Cabuli Murid: Beraksi di Kelas Disaksikan 5 Teman Korban

Djunaidi (53), guru olahraga yang mencabuli muridnya sendiri, melakukan aksinya di depan teman korban.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers kasus pencabulan anak di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (26/7/2019). 

Adapun pelaku ditangkap pada Rabu (24/7/2019) lalu.

Kasus ini terungkap setelah korban belakangan takut untuk berangkat ke sekolah sehingga menimbulkan kecurigaan pada diri ibu korban. Setelah didesak ibunya, korban lantas menceritakan pencabulan yang dilakukan Djunaidi.

Mendengar cerita anaknya, ibu Mawar kemudian membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Utara.

Polisi pun mengambil langkah dengan melakukan visum terhadap korban.

Dari hasil visum, terlihat ada bekas luka pada kemaluan dan tanda-tanda kekerasan pada kemaluan korban.

"Atas dasar itu kami melakukan pengembangan dan menemukan pelaku pencabulan terhadap korban adalah gurunya, yang merupakan oknum ASN," ucap Budhi.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 82 UU RI nomo 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tentang perlindungan anak.

"Pelaku terancam hukuman 15 tahun. Karena pelaku adalah guru dari korban, maka hukuman ditambah 1/3-nya," ucap Budhi.

Guru Olahraga Ancam Akan Berikan Nilai Jelek

Djunaidi (53), guru olahraga yang mencabuli muridnya, Jumat (26/7/2019) di Mapolres Metro Jakarta Utara.
Djunaidi (53), guru olahraga yang mencabuli muridnya, Jumat (26/7/2019) di Mapolres Metro Jakarta Utara. (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Djunaidi (53), guru olahraga yang mencabuli muridnya sendiri, telah beraksi sebanyak enam kali dalam enam bulan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved