Pria Diduga Gangguan Jiwa Tewas Usai Loncat dari BTS di Condet

Kala itu, seorang warga sempat memperingati FL agar tak memanjat pagar pengaman karena membahayakan nyawanya.

Pria Diduga Gangguan Jiwa Tewas Usai Loncat dari BTS di Condet
ISTIMEWA/Dokumentasi Polsek Kramat Jati
Proses evakuasi jasad Fahrizal (43) saat di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - FL (43) tewas setelah terjun dari Base Trasceiver Station (BTS) di jalan Raya Condet Gg. Asem RT 13/RW 04 Kelurahan Batu Ampar, Jumat (26/7/2019) sekira pukul 11.35 WIB.

Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin A. Rachman mengatakan saat korban yang tercatat warga Pejaten Timur melintas di Jalan Raya Condet bersama keponakanya lalu langsung memanjat pagar BTS Indosat.

"Korban langsung memanjat pagar pengaman tower BTS, jadi dia masuk ke area BTS setelah meloncati pagar," kata Nurdin di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2019).

Kala itu, seorang warga sempat memperingati FL agar tak memanjat pagar pengaman karena membahayakan nyawanya.

Nahas peringatan warga tersebut malah dibalas makian oleh keponakan FL, sementara Fahrizal tetap nekat memanjat BTS.

"Menurut ibu-ibu yang memperingatinya korban langsung memanjat sampai mendekati puncak BTS. Sampai ketinggian sekitar 50 meter," ujarnya.

Lantaran terus nekat memanjat, Nurdin menuturkan warga sekitar semakin gencar meneriaki FL agar turun dari BTS.

Namun keponakan korban lagi-lagi memaki dan menghalangi upaya warga menyelamatkan FL berbuat nekat.

"Enggak lama korban meloncat dari atas dan seketika langsung tewas di lokasi kejadian. Dugaan sementara korban ini mengalami gangguan jiwa," ujarnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved