Breaking News:

Soal Pemisahan Parkir Wanita dan Pria di Ruang Publik, Masyarakat Cinta Depok Mengadu ke Ombudsman

Keduanya menilai, pemerintah kota Depok harusnya lebih berfokus pada pelayanan publik yang berkualitas.

Warta Kota
Area parkir RSUD Kota Depok, Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, tampak memisahkan parkir kendaraan laki-laki dan perempuan, Senin (8/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI -- Masyarakat Cinta Depok mengadukan persoalan parkir dipisah pria dan wanita ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat siang (26/7/2019).

Mewakili Masyarakat Cinta Depok, Antarini Arna dan Anis Hidayah, menyampaikan surat terbuka dari 104 warga depok yang menolak imbauan pemisahan parkir di ruang publik seperti di Rumah Sakit dan Balai Kota.

Keduanya menilai, pemerintah kota Depok harusnya lebih berfokus pada pelayanan publik yang berkualitas.

"Yang dipastikan kualitas pelayanannya bukan pemisahan parkir berdasarkan gender. Padahal mestinya yang perlu dijaga kualitas dan standar publiknya akses untuk semua tidak ada pemisahanan berdasarkan gender, agama dan yang lain," terang Anis.

Pemerintah Kota Depok Terapkan Aturan Parkir Motor Khusus untuk Laki-laki dan Perempuan

Anis mengungkapkan, alasan pemisahan untuk melindungi perempuan masih perlu dikaji kembali dengan data yang memadai.

"Kalau alasan mereka untuk pelindungan perempuan tidak logis. Pemisahan bentuk perlindungannya apa kan, enggak ada. Mestinya kan securitynya ditambah misalnya, ini enggak sama sekali," ujar dia.

Masyarakat Cinta Depok pun meminta agar Ombudsman RI mengkaji dan memanggil wali kota Depok dan Dinas Perhubungan.

Diketahui, Pemkot Depok mengeluarkan aturan pemisahan parkir motor antara laki-laki dan wanita yang baru-baru ini kembali viral dan menuai reaksi netizen.

Dikutip dari Wartakotalive.com, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, pemisahan area parkir laki-laki dan perempuan telah diterapkan di sejumlah gedung instansi pemerintah maupun swasta.

Perwakilan Masyarakat Cinta Depok, Antarini Arna dan Anis Hidayah, mengadukan persoalan parkir dipisah pria dan wanita ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat siang (26/7/2019).
Perwakilan Masyarakat Cinta Depok, Antarini Arna dan Anis Hidayah, mengadukan persoalan parkir dipisah pria dan wanita ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat siang (26/7/2019). (Tribunnews.com/Rina Ayu)

Menurut Dadang, penyediaan parkir khusus perempuan merupakan hal yang biasa diterapkan di setiap tempat parkir.

Tujuannya memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan yang mengunakan kendaraan.

“Hanya ladies parking, itu hal biasa saja di Mal Margo City dan mal lainnya pun sudah ada,” kata Dadang di Depok, Senin (8/7/2019).

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved