Tawuran Antar Remaja Pecah di Tangerang, Kebanyakan Nonton Film Laga

Tawuran dua kelompok remaja di Tangerang pecah beberapa waktu lalu sambil menggunakan puluhan senjata tajam pada Sabtu (13/7/2019).

Tawuran Antar Remaja Pecah di Tangerang, Kebanyakan Nonton Film Laga
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kedua pelaku yang melukai korbannya menggunakan senjata tajam saat sudah tidak berdaya di Jatiuwung, Jumat (26/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIUWUNG - Tawuran dua kelompok remaja di Tangerang pecah beberapa waktu lalu sambil menggunakan puluhan senjata tajam pada Sabtu (13/7/2019) sekira pukul 04.30 WIB.

Dua kelompok yang berseteru tersebut berasal dari kelompok gabungan Jakarta-Tangerang dan Jatiuwung.

Awal mula kejadian menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim, keduanya panas setelah saling tantang di media sosial Instagram sebelum hari kejadian.

Karim menegaskan, mereka saling ejek dan saling tantang karena ingin menunjukan eksistensi mereka dan terpengaruh film laga di siaran televisi.

"Jadi mereka ini ingin menunjukan yang namanya eksistensi diri mereka. Eksistensi kelompok mereka masing-masing makanya saling tantang. Mereka pakai senjata tajam dan semuanya dari melihat film atau contoh yang sudah pernah ada," jelas Karim di Mapolrestro Tangerang Kota, Jumat (26/7/2019).

Tak tanggung-tanggung, kelompok Jakarta-Tangerang tersebut berjumlah 30 orang dengan 15 kendaraan roda dua menghampiri lawannya di kawasan Periuk, Kota Tangerang.

Saat mendekati lokasi, kata Karim, kelompok itu menggesek-gesekan senjata tajamnya ke aspal sehingga mengeluarkan suara gaduh.

"Itu untuk menantang lawannya supaya keluar dan akhirnya keluar. Tawuran terjadi di Periuk, Jatiuwung," sambung Karim.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim saat menunjukan barang bukti berupa senjata tajam, Jumat (26/7/2019).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim saat menunjukan barang bukti berupa senjata tajam, Jumat (26/7/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Dari tawuran tersebut, satu remaja kurang beruntung lantaran mederita luka berat setelah menerima banyak luka bacok di badannya.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved