Breaking News:

Alasan Warga Mengajukan Kepemilikan Rumah DP 0 Rupiah

Ia yang saat ini masih tinggal di kontrakan mengaku mengajukan kepemilikan rumah DP 0 rupiah di Rusunami Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Sejumlah pemohon saat sedang mengisi formulir permohonan kredit pemilikan rumah sejahtera di Rusunami Klapa Village, Sabtu (27/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Memiliki sebuah rumah ialah impian tiap orang. Salah satunya seperti impian Sari Marlina (44).

Ibu tiga anak yang tinggal di Jalan Anyer RT 5/2 Kelurahan/Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat ini rela mengikuti program solusi rumah warga atau Samawa sejak November 2018.

Ia yang saat ini masih tinggal di kontrakan mengaku mengajukan kepemilikan rumah DP 0 rupiah di Rusunami Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur untuk inventasi bagi sang anak.

Satu anaknya yang sudah beranjak dewasa bernama Gredi ingin ia wariskan rumah untuk anak dan istrinya di masa depan.

"Namanya orang tua ya mikirnya buat masa depan anak. Saya ambil tipe studionya aja buat anak saya. Jadi kalau saya enggak ada, dia udah ada rumah," ungkapnya di lokasi, Sabtu (27/7/2019).

Berawal dari pengalaman seorang teman yang mengambil cicilian rumah di daerah Cileungsi dan tak kuat membayar tagihan bulan dipertengahan cicilan, ia langsung mengajukan program rumah DP 0 rupiah untuk investasi.

Hari Ini, Batas Waktu Terakhir Pengungsi Korban Kebakaran di Warakas Tempati Lapangan Futsal RW 08

Melihat Kondisi Giant Ekspres Mampang Prapatan Jelang Penutupan

"Dulu teman kan ada yang udah bayar DP tapi pas angsuran kesekian enggak kuat bayar. Rumah enggak dapet uang ilang, dari situ saya ajukan untuk program ini. Nanti ini kan kalau udah lunas jadi milik," sambungnya.

Sari tak menyangka jika dirinya bisa lolos sampai tahap ini. Walaupun secara persyaratan suaminya, Muhammad Arles (57) yang bekerja sebagai kolektor memiliki gaji dibawah Rp 7 juta.

Sari berharap nantinya bisa lolos sampai tahap selanjutnya dan dapat memiliki satu unit tipe studio dengan total harga Rp 184.000.000.

"Kalau enggak dapat ya gapapa, mungkin memang belum rezeki. Sebab kan rumah rezeki-rezikian. Yang penting secara persyaratan kita sudah sesuai dan tidak bohong. Tapi semoga saja rezeki ya," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved