Breaking News:

Hari Pertama Permohonan Kredit di Rusunami Klapa Village, Sejumlah Pemohon Kebingungan

Kebingungan mereka ini lantaran lupa akan akan nilai/harga pembelian rumah

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Sejumlah pemohon saat sedang mengisi formulir permohonan kredit pemilikan rumah sejahtera di Rusunami Klapa Village, Sabtu (27/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Beberapa pemohon mengaku bingung saat pengisian formulir permohonan kredit pemilikan rumah sejahtera.

Tercatat sebanyak 1.970 orang dari 2.359 orang pendaftar lolos seleksi dan menjalani tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit untuk kepemilikan Rusunami Klapa Village atau rumah dengan DP 0 rupiah.

1.970 orang pomohon diberikan waktu mulai Sabtu (27/7/2019) sampai Minggu (4/8/2019).

Sejumlah pemohon yang hadir di depan lobby galeri marketing menuturkan kebingungan saat mengisi formulir permohonan kredit pemilikan rumah sejahtera dari Bank DKI.

Kebingungan mereka ini lantaran lupa akan akan nilai/harga pembelian rumah. Sebab di dalam formulir tersebut terdapat bagian seperti data pribadi dan permohonan pinjaman/kredit.

Yulizar, warga Bekasi Selatan yang memiliki KTP DKI ini mengaku harus bertanya dulu kepada petugas terkait jumlah besaran pembelian rumah.

"Di sini ada kolom nilai/harga pembelian rumah di bagian pengajuan pinjaman/kredit, jujur saya bingung. Walaupun sempat rapat di Walikota, sayanya lupa besarannya berapa. Akhirnya nanya dulu tadi sayanya dan diarahkan ke Sarana Jaya buat tanya itu," katanya di lokasi, Sabtu (27/7/2019).

Peringati Hari Anak Nasional, 200 Anak Ikuti Lomba Gambar dan Mewarnai di Bentara Budaya

DFSK Berikan Diskon Hingga Rp 50 Juta untuk Pembelian Glory Luxury di GIIAS 2019

Barnul Muttaqin pemohon lainnya juga mengatakan hal serupa. Ia harus bertanya pada petugas terlebih dahulu saat pertama pengisian formulir.

"Tadi pas dapat langsung tertujunya ke kolom nilai/harga pembelian rumah. Makanya di situ langsung nanya ke petugas dulu baru diarahkan ke Sarana Jaya karena ranahnya mereka untuk menjelaskan. Kemudian baru saya fokus isi formulirnya," sambungnya.

Tak hanya keduanya, masih banyak beberapa pemohon lainnya yang merasa kebingungan pada bagian yang sama.

Kemudian petugas yang berjaga di lokasi baik dari BUMD Perumda Pembangunan Sarana Jaya maupun Bank DKI mengarahkan pemohon untuk ke bagian Humas Sarana Jaya terkait besaran harga perunitnya.

Hingga pukul 11.00 WIB tercatat sudah 115 pemohon yang mengisi permohonan kredit dari 1.970 orang yang lolos seleksi tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved