Breaking News:

Jokowi Masih Pertimbangkan Untung-Rugi Ajak Oposisi Gabung

Arsul pun menilai, pertimbangan Jokowi memasukan atau tidak parpol oposisi itu demi kelancaran program pemerintah 5 tahun kedepan

Kompas TV
Presiden Jokowi berteriak akan membubarkan lembaga yang dianggapnya tak memiliki manfaat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) masih melakukan pertimbangan apakah parpol oposisi bisa bergabung atau tidak.

Menurut Arsul, Jokowi tengah mengkalkulasi untung ruginya mengajak parpol koalisi.

Hal itu disampaikan Arsul usai berkumpul dengan para Sekjen partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Jokowi-Ma'ruf Amin di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019) malam.

"Beliau bukan ketum partai, beliau harus mengini semuanya. Tentu yang paling penting semua akan dihitung, cost and benefitnya akan dihitung," ujar Arsul.

Arsul pun menilai, pertimbangan Jokowi memasukan atau tidak parpol oposisi itu demi kelancaran program pemerintah 5 tahun kedepan.

Sehingga, Jokowi menghitung apa yang bakal menjadi rintangan.

Salah satu yang dihitung Jokowi, kata Arsul, adalah apakah Gerindra bergabung atau tidak menjadi rintangan menjalankan program kerjanya.

"Itu antara lain hal-hal yang saya yakin dipikirkan Pak Jokowi," jelas Arsul.

Ia juga mengatakan, parpol koalisi menyerahkan kepada Jokowi sepenuhnya terkait keputusan itu.

"Belum ada menurut saya sesuatu yang benar-benar final itu akan jadi sikap soal terbuka atau tertutup," terang Arsul.

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved