15 Personel Petugas Bantu Padamkan Alang-alang Terbakar Seluas 5.000 Meter Persegi di Cakung

"Diduga ada warga yang membakar sampah dekat lokasi lalu ditinggal lalu merembet ke alang-alang di sekitarnya," kata Gatot

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat memadamkan alang-alang yang terbakar di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (28/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Alang-alang seluas 5.000 meter persegi lahan bekas pool PPD Jalan Inspeksi Kelurahan Cakung Barat ludes dilalap api pada Minggu (28/7/2019) sekira pukul 17.05 WIB.

Kasi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan kebakaran diduga akibat ada warga yang membakar sampah dekat lokasi.

"Diduga ada warga yang membakar sampah dekat lokasi lalu ditinggal lalu merembet ke alang-alang di sekitarnya," kata Gatot di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (28/7/2019).

Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat memadamkan alang-alang yang terbakar di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (28/7/2019)
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat memadamkan alang-alang yang terbakar di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (28/7/2019) (Istimewa/Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur)

Setelah menerima laporan warga yang datang langsung ke kantor sektor pos pemadaman Cakung, 3 unit mobil pompa berikut 15 personel dikerahkan ke lokasi.

Mereka tiba di lokasi sekira pukul 17.08 WIB dan bergegas memulai pemadaman agar api tak terus merambat ke bangunan sekitar.

"Kita selesai pemadaman pukul 18.23 WIB. Pemadaman cukup lama karena objek alang-alang yang terbakar cukup luas, sekitar 5.000 m2," ujarnya.

Gatot mengimbau warga tak sembarang membakar sampah, terlebih sampai meninggalkan karena berpotensi menyambar ke objek di sekitar.

Pasalnya kebakaran akibat warga lalai saat membakar sampah sudah beberapa kali terjadi, di antaranya kebakaran 6 mobil di Kelurahan Cipinang Besar Utara pada Selasa (28/5/2019) lalu.

Kebakaran yang mengakibatkan kerugian materil sekitar Rp 700 juta itu akibat ada warga yang membakar sampah dekat lokasi mobil terparkir lalu merembet.

"Sebaiknya tidak membakar sampah sembarang, dan bila harus dibakar maka harus ditunggui jangan ditinggal pergi. Khususnya di musim kemarau ini," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved