Kisah Janda Tangerang, Rumah Tak Layak Huni Sampai Tidur Bareng Tikus Besar dan Kaki Anaknya Digigit

Rumah reotnya tersebut berada di ujung gang kecil di Jalan Mastam nomor 8 RT03/03 berdiri ringkih di antara tetangganya yang berumah cukup sederhana.

Kisah Janda Tangerang, Rumah Tak Layak Huni Sampai Tidur Bareng Tikus Besar dan Kaki Anaknya Digigit
TribunJakarta/Ega Alfreda
Keadaan rumah Tati Sujanawati yang sudah tak layak huni, penuh lubang, bahkan setiap hari tidur bersama tikus-tikus di kawasan Cimone, Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (28/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, KARAWACI - "Ini anak-anak ya tidur di bawah sini pakai karpet. Kadang kalau malam suka tikus melintas ke badan, kan mereka aja tidur sebelah kita di kolong meja," ujar Tati sambil memelas saat ditemui di Kediamannya, Minggu (28/7/2019).

Hal pertama yang Tati utarakan kepada TribunJakarta.com, saat dijumpai di kediamannya di kawasan Cimone, Kota Tangerang.

Keadaan rumah Tati Sujanawati yang sudah tak layak huni, penuh lubang, bahkan setiap hari tidur bersama tikus-tikus di kawasan Cimone, Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (28/7/2019)
Keadaan rumah Tati Sujanawati yang sudah tak layak huni, penuh lubang, bahkan setiap hari tidur bersama tikus-tikus di kawasan Cimone, Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (28/7/2019) (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Rumah reotnya tersebut berada di ujung gang kecil di Jalan Mastam nomor 8 RT03/03 berdiri ringkih di antara tetangganya yang berumah cukup sederhana.

Setidaknya mempunyai pintu yang ada kunci, tidak seperti rumah Tati Sujanawati yang bahkan gagang saja pun tidak mempunyai.

Apa lagi kunci yang membuatnya selalu was-was ketika tidur bersama lima anaknya.

Suami Tati tidak berbuat apa-apa? Tidak seperti yang disangka, Tati menghidupi lima anaknya seorang diri sejak lima tahun yang lalu.

Lantaran sudah berpisah dengan suaminya karena tidak tahan mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kelam, janda anak lima tersebut sejak lahir, sejak menikah tinggal di sana.

Karena tidak memiliki banyak penghasilan, anak-anaknya yang masih berumur belasan tahun dan anaknya yang paling besar harus tidur beralaskan karpet merah tipis untuk menghabiskan malam.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved