Warga yang Atap Rumahnya Ambruk di Jagakarsa Berharap Dapat Bantuan Lurah

Apabila gayung tak bersambut, Sudibyo akan mencari jalan lain demi bisa membangun kembali rumahnya itu.

Warga yang Atap Rumahnya Ambruk di Jagakarsa Berharap Dapat Bantuan Lurah
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Suasana rumah Sudibyo yang mendadak ambruk di Cipedak, Jakarta Selatan pada Minggu (28/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Sudah tiga hari, bagian atas rumah Sudibyo (56) dibiarkan terbuka sejak roboh pada Jumat (26/7/2019) pukul 12.00 WIB silam.

Warga Cipedak yang tinggal di Jalan Nuh RT 002 RW 004 Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan tersebut berharap rumahnya kembali dibangun.

Namun, Sudibyo terkendala dengan dana pengeluaran yang terbilang banyak.

"Untuk bangun lagi membutuhkan dana, saya berharap dari Pak Lurah membantu saya untuk membangun kembali atap rumah yang ambruk ini," ujarnya kepada TribunJakarta.com di rumahnya pada Minggu (28/7/2019).

Apabila gayung tak bersambut, Sudibyo akan mencari jalan lain demi bisa membangun kembali rumahnya itu.

"Waktu itu Pak Lurah sempat ngomong mau bantu secara dana untuk perbaikan rumah saya. Tapi kalau hari Senin enggak ada reaksi, saya akan cari sendiri utangan buat nutup atap," ungkapnya.

Ia mengaku pendapatannya tak mencukupi untuk memperbaiki atap rumah itu.

Atap Rumahnya Roboh di Siang Bolong, Sudibyo dan Keluarga Terpaksa Ngontrak dengan Tetangga

"Saya kerja taksi online, untuk perbaiki atap rumah ini ya belum mampu. Semoga pak Lurah bisa bantu meski sebenarnya saya juga udah pasrah," tandasnya.

Sebelumnya, sebuah atap rumah di Jalan Nuh RT 002 RW 004 Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, roboh.

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved