Progres Proyek PLTGU Muara Karang Mencapai 68,25 Persen: 4,59 Persen Lebih Cepat

Dikerjakan sejak 2017, PLN menggandeng Consortium Mitsubishi Corporation dengan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor

Progres Proyek PLTGU Muara Karang Mencapai 68,25 Persen: 4,59 Persen Lebih Cepat
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memasang Gas Turbine Type M701 F5 di lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang Peaker 400-500 Megawatt (MW), Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang Peaker 400-500 MW di Penjaringan, Jakarta Utara telah mencapai 68,25 persen.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Haryanto W. S. mengatakan progres pembangunan PLTGU itu lebih cepat dari yang ditargetkan.

Pencapaian 68,25 persen per Juni 2019 itu lebih besar dari rencana 63,66 persen di waktu yang sama.

"Artinya, proyek ini terbilang berjalan 4,59 persen lebih cepat dari yang ditargetkan," kata Haryanto di lokasi proyek PLTGU, Senin (29/7/2019).

Dikerjakan sejak 2017, PLN menggandeng Consortium Mitsubishi Corporation dengan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor.

Progres terakhir dari pembangunan ini adalah pemasangan Gas Turbine Type M701 F5 produksi Jepang di lokasi proyek.

Turbin gas yang baru pertama kali digunakan di Indonesia itu ramah lingkungan dan memiliki teknologi lebih baik.

"Ini adalah pembangkit yang ramah lingkungan dengan bahan bakar gas," kata Haryanto.

Dengan terpasangnya turbin gas itu, Haryanto memastikan pembangunan PLTGU Muara Karang Peaker sesuai dengan kebijakan nasional dan rencana umum pengembangan tenaga listrik.

Haryanto menambahkan, kebutuhan listrik di Jawa-Bali diperkirakan mengalami peningkatan.

Pengganti Kantong Plastik, Baznas DKI Imbau Panitia Kurban Gunakan Daun Pisang

Pelaku Pelecehan Seksual Lewat Game Online Hilangkan Barbuk, Polisi Hubungi Facebook di Singapura

PLN Pasang Turbin Gas Pembangkit Listrik yang Belum Pernah Dipakai di Indonesia

Karena itu kehadiran PLTGU Muara Karang Peaker bisa memenuhi kebutuhan listrik tersebut.

"Tahun lalu 27 ribu MW, tahun ini diproyeksikan ada common 1.000 MW jadi 28 ribu MW dan itu biasanya terjadi bulan Oktober nanti," katanya.

Proyek ini merupakan bagian dari mega proyek 35.000 MW yang dibangun di area seluas 3,75 hektar di lahan PLTGU Muara Karang.

Pembangunan dilaksanakan oleh Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) dengan supervisi pekerjaan oleh Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Jawa Bagian Barat 2 (UPP PJBB 2).

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved