Revitalisasi Terminal Bus Blok M, PT TransJakarta: Itu Sangat Menguntungkan dan Stragis

Jika revitalisasi sudah kelar, lanjutnya, maka perkiraan jumlah penumpang bakal meningkat sekitar 25 persen.

Revitalisasi Terminal Bus Blok M, PT TransJakarta: Itu Sangat Menguntungkan dan Stragis
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bus TransJakarta mengantre saat akan memasuki terminal Blok M di Jalan Panglima Polim, Jakarta, Senin (16/1/2017). 

"Standarnya tujuh tahun. Sejak transJakarta berdiri pada 2014, itu rata-rata tujuh tahun," jelasnya.

Izzul berharap, jika armada transportasinya sudah diintegrasikan dapat memberikan kenyamanan bagi penumpang.

"Semoga penumpang semakin bertambah, dan segala prosesnya berjalan lancar," tutup Izzul.

Perwakilan UPT Terminal Blok M dari Dishub, Syarif mengatakan proses revitalisasi terminal Blok M merupakan wewenang Dinas Perhubungan (Dishub).

Saat ini, Dishub mengelola sebanyak 23 terminal di kawasan DKI Jakarta.

"Untuk proses pengerjaannya masih tugas Dishub," kata Syarif, di tempat dan waktu yang sama.

Sementara, PT TransJakarta mendapat tugas dari Dishub guna mengelola terminal dari segi bisnis.

"Kita untuk Transit Oriented Development targetkan penertiban angkutan dan sudah rapat dengan MRT dan BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek)," jelas Syarif.

300 Bus Berlogo Transjakarta Terbengkalai di Bogor, Dishub Ungkap Akan Segera Lakukan 2 Hal Ini

Syarif menambahkan, sejak 1990 terminal Blok M dikelola dengan pihak swasta, PT Langgam Ayam Lestari.

Kontrak pengelolaan antara PT tersebut dengan Terminal Bus Blok M akan berakhir pada 2022 mendatang.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved