Piala Indonesia

Jual Tiket Final Piala Indonesia Langsung di Stadion, Panpel PSM Makassar Dinilai Salahi Aturan

Panpel PSM Makassar menjual tiket tambahan kepada suporter tuan rumah pada saat tim Persija Jakarta melakukan official training di Stadion Andi Matala

Jual Tiket Final Piala Indonesia Langsung di Stadion, Panpel PSM Makassar Dinilai Salahi Aturan
TribunJakarta/Wahyu Septiana
CEO Persija Jakarta Ferry Paulus, Ketum The Jakmania, Tauhid Indrasjarief, bersama panpel Persija mengadakan jumpa pers sebelum menghadapi Persib Bandung di Kantor Persija, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Panitia Pelaksana (panpel) PSM Makassar dinilai menyalahi aturan karena menjual tiket langsung di lokasi pertandingan final leg kedua Piala Indonesia.

Panpel PSM Makassar menjual tiket tambahan kepada suporter tuan rumah pada saat tim Persija Jakarta melakukan official training di Stadion Andi Matalatta, Makassar.

Suporter PSM Makassar kecewa usai laga final leg kedua Piala Indonesia 2019 ditunda.
Suporter PSM Makassar kecewa usai laga final leg kedua Piala Indonesia 2019 ditunda. (KOMPAS.com/FIRZIE A. IDRIS)

Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus menilai panpel PSM Makassar sudah menyalahi aturan yang telah ditetapkan pihak operator turnamen.

Terlebih, lokasi penjualan tiket pertandingan itu dilakukan persis di dekat bench dan ruang ganti pemain di stadion.

"Saya dapat info, di hari yang sama panpel mereka menambah penjualan tiket secara langsung di sekitar stadion. Tiket yang dijual jelas-jelas menyalahi aturan karena penjualan itu dilakukan persis di bench kedua pihak," ucap Ferry Paulus di Kantor Persija, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Menurut Ferry, aturan dari operator turnamen sudah disebutkan tidak ada penjualam tiket pertandingan didekat bench dan ruang ganti kedua kesebelasan.

"Di regulasi sudah jelas ada peraturan, tim tamu yang di bench harus nyaman. Kenyamanan didapat dari space dengan penonton," papar Ferry.

Menurut informasi yang didapat, panpel tuan rumah menambah kouta penjualan tiket pertandingan sebanyak 800 lembar.

Final Leg Kedua Piala Indonesia Ditunda, Bos Persija Jakarta Pastikan Tidak Ada Pengaruh Mafia Bola

Terungkap Pembunuh Istri Pendeta Sakit Hati Karena Diungkit Masalah Ini: Tidak Mau Diketahui Mertua

Masih Ingat Ibu-ibu Relawan Pepes Asal Karawang? Mereka Divonis 6 Bulan Penjara

Tingginya animo para penonton yang hadir langsung di Stadion membuat tiket pertandingan itu langsung habis dengan sekejap.

"Informasi yang diterima tanggal 27 Juli, panpel PSM menjual 800 tiket. Animo masyarakat Makassar yang besar, jumlah 800 tiket itu habis dalam waktu singkat. Sehingga banyak masyarakat yang tidak mendapatkan tiket," papar Ferry.

"Seharusnya panpel buat antisipasi lengkap dan cerdas sehingga penumpukan massa bisa diantisipasi," tutur mantan anggota Exco PSSI tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved