Kualitas Udara di Jakarta Buruk, Wakil Wali Kota Tangsel Langsung Pantau Kualitas Udara di Tangel

Benyamin Davnie menanyakan kondisi kualitas udara di wilayah penyangga Ibukota itu dengan menghubungi Dinas Lingkungan Hidup Tangsel.

Kualitas Udara di Jakarta Buruk, Wakil Wali Kota Tangsel Langsung Pantau Kualitas Udara di Tangel
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di kantin kantor Pemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (30/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Kualitas udara di Jakarta menjadi sorotan lantaran mendapat nilai buruk dari lembaga penyedia data polusi udara dunia, AirVisual beberapa hari belakangan

Seperti diketahui udara yang tidak sehat itu berakibat langsung terhadap orang-orang yang menghirupnya.

Mengetahui berita tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, langsung memantau kualitas udara di wilayahnya.

Benyamin Davnie menanyakan kondisi kualitas udara di wilayah penyangga Ibukota itu dengan menghubungi Dinas Lingkungan Hidup Tangsel.

Namun Benyamin Davnie belum mendapatkan laporan kualitas udara Tangsel yang dimintanya.

"Iya iya, kemarin di Jakarta isu itu ya. Belum sih, tapi saya sudah minta ke Dinas Lingkungan Hidup, berapa kadar udara di Tangsel. Hari-hari ini saya belum dapat informasinya," ujar Benyamin di kantor Pemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (30/7/2019).

Benyamin mengaku sampai saat ini belum mendengar keluhan soal kualitas udara dari warganya.

"Tapi sampai hari ini belum ada keluhan sih," ujarnya.

Isu terakhir soal udara adalah pada akhir tahun 2018, saat pemberitaan tentang udara di wilayah Serpong tercemar limbah pabrik pembakaran aki bekas mencuat.

Saat itu, paparan udara yang sampai ke Serpong adalah imbas pabrik pengelola aki bekas yang berada di wilayah sekitarnya, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor.

Lolos Jadi Paskibraka Nasional, Rachel Emmanuel Miranda Putong Pernah Juara Dua Kejurnas Karate

Cerita Sahabat Rachel Emmanuel Miranda Putong, Ingin Menjadi Baki saat Upacara 17 Agustus

Risma Sebut Sampah di Jakarta Medeni, Bestari Ungkap Wali Kota Surabaya Terkesima Anggaran Sampah

"Kalau sudah lintas kabupaten gitu provinsi yang harusnya nangani," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Toto Sudarto, tidak menjawab pertanyaan yang sama dari TribunJakarta.com. ia menyerahkan ke orang lain tanpa memberi tahu jelas posisinya.

"Ke Pak Tedi ya, biar jelas, masalahnya teknis," terang Toto saat dihubungi via pesan singkat.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved