Masih Melambaikan Tangan Waktu Pagi Hari, Darsiwan Kaget Tahu Anaknya Dibuang Sang Istri

Hal itu membuat NK tak tahan saat mendengar tangisan anaknya yang menderita masalah pada saluran kencingnya.

Masih Melambaikan Tangan Waktu Pagi Hari, Darsiwan Kaget Tahu Anaknya Dibuang Sang Istri
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Darsiwan (36) saat ditemui di kediamannya, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (30/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Darsiwan (46), ayah kandung bayi yang dibuang di Teluk Gong, mengatakan bahwa istrinya, NK (35) mengalami sakit kepala hebat.

Hal itu membuat NK tak tahan saat mendengar tangisan anaknya yang mengalami masalah pada saluran kencingnya.

NK pun tega membuang bayinya, RK yang baru berusia sekitar 7 bulan.

"Istri punya sakit kepala, jadi dia tu kalau dia (anak) sakit kan nagis terus, pusing gitu," kata Darsiwan di kediamannya, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (30/7/2019).

Menurut Darsiwan, anaknya sering menangis dan tak bisa diam karena kesulitan buang air kecil.

Penyebab sulitnya RK buang air kecil lantaran kulit kelaminnya menutup saluran kencingnya.

Darsiwan yang hanya bekerja sebagai tukang kebun dengan pendapatan Rp 90 ribu per hari dan NK kesulitan mengobati anaknya karena ekonomi mereka pas-pasan.

Alhasil, penyakit kepala sang istri semakin menjadi-jadi.

Dokter Jelaskan Kondisi Kelamin Bayi yang Dibuang di Teluk Gong

"Biasa (istri) kalau udah sakit kepala diobatin pakai obat warung aja, nggak pergi berobat, gak ada duitnyakan," kata Darsiwan.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved