Breaking News:

PB Percasi Kirim 11 Atlet Catur Berbakat Indonesia Berlaga di Kejuaraan Asia di Bangkok

Ketua PB Percasi, Utut Adianto berharap pengiriman ke-11 atlet catur junior tersebut bisa mendapatkan hasil bagus saat berlaga di Bangkok.

TribunJakarta/Wahyu Septiana
Pecatur junior Indonesia berfoto dengan PB Percasi sebelum berangkat ke Bangkok, Thailand untuk berlaga di kejuaraan 4th Eastern Asia Youth Chess Championship, Selasa (30/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAHABANG - Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) mengirimkan 11 atlet junior berlaga pada ajang 4th Eastern Asia Youth Chess Championship di Bangkok, Thailand pada 1 hingga 10 Agustus 2019.

11 atlet yang diberangkatkan itu yakni Daniel Hermawan (16), Nur Aini Rasyid (16), Nayaka Budhi Darma (13), Cecilia Natalie (14), Handaru Juan (12), Armenia Zendy (12), Arjuna Satria Pamungkas (10). Lalu Aura Cahyati Alifan (10), Syahsyah Syakish Thirof (8), Elizabeth Christine (17), dan Gilbert Elroy Tarigan (16)

Ketua PB Percasi, Utut Adianto berharap pengiriman ke-11 atlet catur junior tersebut bisa mendapatkan hasil bagus saat berlaga di Bangkok.

Meski begitu, pihak federasi tidak terlalu menekankan kepada para atlet bisa mendapatkan medali di Kejuaraan Asia tersebut.

"Kita memang berharap dari 11 yang berangkat, bisa pulang membawa medali. Tapi sesungguhnya bukan itu target kita, namun suatu hari kualitas pemain terus maju dan menjaga estafet pecatur Indonesia," ujar Utut saat ditemui di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, (30/7/2019).

Utut berharap pengiriman ke-11 atlet pecatur muda ini bisa memberikan hasil bagus terhadap pembinaan olahraga catur di Indonesia.

Pengiriman pecatur muda ini diharapkan bisa memberikan pengalaman tambahan bagi para pecatur muda.

VLOG Nonton Pertunjukan Hologram di Monas

Sementara Thailand Open 2019: 4 Wakil Indonesia Lolos, Peluang Greysia/Apriyani Pertahankan Gelar

Terciduk Pemilik Rumah Karena Buat Gaduh, Maling di Bekasi Diamuk Warga

“Kami titipkan anak-anak ini untuk berjuang keras dalam ajang kejuaraan dunia di Bangkok,” papar Utut.

Lebih lanjut, Utut menuturkan proses regenerasi perlu dilakukan untuk bisa melahirkan pecatur muda berbakat di Indonesia.

“Pembinaan itu butuh waktu yang panjang, butuh pelatih yang hebat, dan klub yang kuat dan itu tidak cukup enam bulan. Dari hasil latihan kita bisa tahu, ini bisa ikut ke sini, ini ikut ke sini,” ujarnya.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved